Peristiwa

USAI DIKEROYOK ORANG TAK DIKENAL, WAJAH MANTAN PRAJURIT TNI PENYOK

×

USAI DIKEROYOK ORANG TAK DIKENAL, WAJAH MANTAN PRAJURIT TNI PENYOK

Sebarkan artikel ini
Ft. mantan prajurit TNI AD Kostrad Jember
Ft. Korban

 

Buleleng Bali,Sekilasmedia.com –
Berniat menebus cicilan mobil Honda JaZZ yang digadaikan, Wayan Suardika, mantan prajurit TNI AD Kostrad Jember, malah penyok dihajar sekelompok orang tidak dikenal, di Jalan Raya Air Sanih, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, (29/8) bulan lalu.

Kepada sekilasmedia.com korban (Wayan Suardika-red) mengaku, usai kejadian, dirinya langsung melaporkan ke Polsek Kubutambahan.

” Sayangnya hingga 9 hari laporan, belum juga ada penanganan, ” kata Suardika sebari mengancam akan melanjutkan masalah ini ke Polda Bali, Sabtu (8/9).

BACA JUGA :  JANJIKAN MASUK PNS, OKNUM WARGA PAGAK DI LAPORKAN POLISI

Dijelaskan sebelumnya, peristiwa ini bermula saat dirinya mengendaikan mobil yang ia kredit kesalah satu rentenir karena kekurangan dana untuk usaha kayunya dengan batas waktu satu bulan.

Setelah jatuh tempo, sekira pukul 21.00 Wita, ia tiba tiba 6 orang yang tidak dikenal mendatangi rumahnya di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, untuk menjemputnya mempertemukan dengan pihak rentenir. Permintaan itu pun disanggupi oleh korban dengan mengendrai sepedah motor beat.

Setiba di TKP, korban langsung menanyakan mobil yang telah digadaikan, namun oleh rentenir mobil tersebut sudah dipindah tangankan. Tak berselang lama kemudian ia langsung dihajar oleh sekelompok orang yang kala itu menjemputnya hingga mengalami luka leban diwajahnya. Selanjutnya, dipaksa membuat surat pernyataan, dengan jaminan sepeda motor yang waktu itu dia bawa.

BACA JUGA :  Seorang Perempuan Tanpa Identitas Nekat Bunuh Diri Lompat ke Dalam Sungai

Ironisnya, usai menghajar korban, para pelaku langsung mengantar korban pulang kerumahnya.

Sampainya di rumah, setelah melihat kondisi mengalami luka yang cukup serius, akhirnya korban menghubungi Babinsa Sawan dan Babinsa Giri Mas untuk mengantarkannya melapor ke polisi.

Hingga berita ini di terbitakan, setelah pihak Polsek Kubutambahan tidak menindaklanjuti.(son)