
Gianyar Bali,Sekilasmedia.com –
Pengunjung wisatawan ke Puri Agung Ubud sempat dibuat geger dengan aksi seorang bule manca, yang tiba tiba masuk ke ruang privat di puri tersebut. Bahkan petugas Satpol PP yang diminta melakukan pengamanan, sempat kejar-kejaran saat hendak meringkus warga negara asing (WNA) tanpa identitas tersebut.
WNA perempuan itu akhirnya diamankan ke Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. Kepala Satpol PP Gianyar, Cokorda Agusnawa menyatakan, bule yang ditangkap petugas itu bukan kategori gangguan jiwa.
” Bagaimana mau bilang gangguan jiwa, karena diajak bicara nyambung. Tapi tidak mau menyebut nama dan negara asalnya, ” ujarnya.
Dijelaskan penangkapan bule itu berawal dari laporan satpam di Puri Ubud. Karena di puri tersebut, ada bule perempuan berambut pirang masuk ke areal privat keluarga puri, dengan alasan kehilangan dompet.
” Ia bilang kehilangan dompet, karena tahu itu bule tidak beres, maka satpam melapor ke Satpol PP, ” katanya.
Berdasarkan laporan, perempuan bule itu pun, akhirnya diamankan lalu dibawa ke Kantor Satpol PP Gianyar. Saat dinterogasi petugas, bule itu tidak mau menyebutkan namanya. Dia hanya bilang bernama Love dan berasal dari negeri cinta.
” Setelah kami ajak bicara, dia sepertinya terlantar, makanya kami ajak ke Dinas Sosial, ” tambahnya.
Saat hendak dibawa ke Dinas Sosial, bule itu malah melarikan diri ke Pasar Gianyar. Aksi kejar-kejaran kembali terjadi sampai ke barat pasar, bahkan sampai ke Jalan Darmagiri Gianyar.
” Kembali kejar kejaran, berkat kesigapan anggota, maka kami tangkap kembali. Kami sempat singgah di Polres Gianyar, ” jelasnya.
Bahkan di Polres, bule itu kembali tidak mau menyebutkan nama dan asal negaranya. Di kantor polisi, bule itu sempat menggambar hati yang berarti namanya Love.
” Setelah itu kami kembali bawa ke Dinas Sosial, ” ungkapnya.
Sementara, Kepala Bidang Resos Dinas Sosial, Gianyar, Ida Bagus Rawisnu, mengaku, bule yang ditangani oleh petugas Bidang Rehabilitasi Sosial (Resos) belum menemu jawabannya. Meaki sempat menanyainya, namun tetap saja tidak mau menyebutkan identitasnya.
” Ketika diajak bicara, tidak mau menyebutkan tinggal hotel mana dan dari negara mana tidak mau menyebutkan. Maksudnya, kalau memang kebingungan di sini kami antar pulang ke Imigrasi, ” ujar Kabid Resos Dinas Sosial Gianyar, Jumat (19/10).
Namun, kepada petugas, bule itu mengaku tidak gila dan justru senang tinggal di Bali. Bahkan, selama dimintai keterangan, wisatawan ini minta istirahat, dia tiduran di ruangan Kabid Resos. Kemudian, setelah bangun dari tidurnya, bule itu dibawa ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Bali.
Kasus turis asing membuat resah bukan kali ini terjadi di Gianyar. Sebelumnya seorang perempuan warga negara Rusia diamankan warga Banjar Pande, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh. Perempuan 35 tahun yang tidak diketahui namanya itu depresi berat dan sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Jiwa Bangli.(son)






