
Lumajang ,sekilasmedia.com– Kapolres Lumajang AKBP H.Rachmad Iswan Nusi SIK MH mengikuti kegiatan Istighosah dan Doa bersama bertema ” Mengetuk Pintu Langit Untuk Menggapai Ridho Allah SWT” di halaman Masjid Agung Lumajang, Jumat (19/10) sekira pukul 13.30 wib
dalam acara tersebut yang dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat keagamaan yang tergabung dalam Forum Jimat ( jaringan masyarakat anti maksiat ) diantaranya FKUB, NU,Muhammadiyah, Majlis Mahabbah, HMI, PMII, Pencak Organisasi, serta Setia Hati Teratai
Disisi lain sebelum acara doa bersama dimulai, masing-masing elemen masyarakat yang tergabung dalam Jimat membacakan pernyataan sikapnya untuk menolak seluruh usaha yang bertentangan dengan agama, etika dan budaya yang selama ini menjadi panutan masyarakat Kabupaten Lumajang
Kemudian Pernyataan Sikap dibacakan oleh KH Khoiri, yang antara lain berbunyi mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang menutup tempat usaha yang berbau maksiat, menegaskan kepada para pengusaha di bidang apapun untuk tidak melakukan usaha yang bertentangan dengan hukum, mendorong pertumbuhan ekonomi, juga meniadakan atau mengeliminasi konflik horisontal dengan mengutamakan dialog yang sehat dan dinamis.
Bahkan Tidak itu saja, ksetelahnya dilakukan penandatanganan Nota Komitmen Forkopimda Kabupaten Lumajang untuk memberantas tempat tempat maksiat di Lumajang dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi anti maksiat dan penyerahan secara simbolis sebuah petisi anti maksiat yang dilakukan oleh seorang perwakilan kepada Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML.
Masyarakat Lumajang dengan kompaknya melaksanakan Istighozah dan doa bersama dalam rangkaian hari santri nasional ini dipimpin oleh KH Imron Anis dengan diikuti lebih dari 5 ribu jamaah yang berasal dari warga NU, Muhammadiyah, santri dari sejumlah pesantren dan masyarakat Lumajang,”pungkasnya(kar)






