Daerah

WABUP BUKA KONSULTASI PUBLIK RPJMD DIRUANG NARAYANA KIRANA LANTAI III

×

WABUP BUKA KONSULTASI PUBLIK RPJMD DIRUANG NARAYANA KIRANA LANTAI III

Sebarkan artikel ini

Lumajang,sekilasmedia.com– Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., membuka Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah (RPJMD) Rancangan Awal di Ruang Nararya Kirana Lantai III Kantor Bupati Kabupaten Lumajang, Rabu (17/10/2018) siang.

Wakil Bupati Lumajang menyampaikan, bahwa Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Rancangan Awal RPJMD ini, hendaknya benar-benar dimanfaatkan sebagai forum musyawarah, yang diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, aspiratif dan terpadu.
Kemudian di dalam penyusunan rancangan awal RPJMD harus ditemani dengan penyusunan Renstra dari OPD, supaya bersambung antara RPJMD dengan Renstra.

BACA JUGA :  Bupati Simeulue Resmikan Lapangan Bola Kaki OPL FC Leubang Hulu

“Dalam Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Rancangan Awal RPJMD harus melalui tahapan konsultasi publik, agar publik bisa memberikan masukan. Kalau itu harus merubah Renstra, BAPPEDA akan segera mengkonsultasikan itu kepada OPD.

Selanjutnya setelah dilakukan konsultasi publik, maka secara langsung akan dibicarakan dengan pimpinan DPRD untuk diambil kesepakatan bersama.

Bahkan Itu semua sudah merupakan tahapan yang sudah diatur oleh undang-undang maupun peraturan pemerintah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Demi Tingkatkan Kreatifitas Pemuda Pasuruan, Polres Pasuruan Gelar Lomba Conten Medsos

Lanjutnya,Wabup menjelaskan, bahwa rancangan awal setelah dikeluarkan kesepakatan oleh pimpinan DPRD, maka dapat dikonsultasikan dengan Gubernur Jawa Timur sampai selesai, sehingga muncullah evaluasi gubernur yang harus ditaati, supaya program kabupaten bisa bersinergi dengan Provinsi dan Pusat.

Pada bagian akhir sambutannya, Wabup menyampaikan, “Selamat berdiskusi, berikan masukan kepada kepala BAPPEDA, supaya kepala BAPPEDA bisa menyempurnakan RPJMD,” ujar Wabup.

Dalam proses penyusunan tersebut, Bappeda bermitra dengan akademisi Universitas Negeri Brawijaya, Malang, Dwi Budi Santoso, SE., Ph. D.”pungkasnya(kar)