
Reporter: tim
Editor: Siswahyu
MOJOKERTO-TROWULAN sekilasmedia.com-Pentas Akbar Gus Imm dengan free style music Perahu Kanjeng-nya di Wisata Desa Randugenengan-Dlanggu-Mojokerto milik Mulyono ketika itu berlangsung gebyar wah dalam sehari, mulai pagi hingga sore, disaksikan puluhan ribu pengunjung. Pentas yang menjadi kepuasan tersendiri bagi banyak pihak termasuk kalangan tokoh dari berbagai ‘dimensi’ termasuk kalangan budaya. Namun bagi Gus Imm hal tersebut hanyalah merupakan salah satu proses yang harus dijalani, sedangkan kreativitasnya yang luar biasa dari waktu ke waktu terus berkembang dalam jiwa budaya dan entertein, antara modern dan masa lalu untuk diperpadukan dalam kehidupan nyata.
*KREATIVITAS GUS IMM LUAR BIASA TIADA HENTI, KALI INI ‘AGAK’ FORMAL DENGAN UNDANG BUPATI, DANDIM DAN KAPOLRES*
Hingga Gus Imm tak kenal berhenti untuk terus menghasilkan kreasi entah itu melalui aktivitas budaya riil ataupun ‘ngobrol-ngobrol’ informal mengenai budaya, termasuk dalam ‘pengajian’ rutin yang digelar di tempatnya di Bale Wedhar (Tan Hana Dharma Mangrwa) di Dusun Temon Desa Temon Kecamatan Trowulan-Mojokerto tak jarang hal-hal yang berbau budaya mewarnainya bahkan dengan kental. “Gus Imm memang luar biasa dan kreativitasnya tiada henti, termasuk untuk budaya berbau Majapahit maupun yang perpaduan antara masa lalu dengan religi dan kontemperer,” ungkap seorang pelukis yang enggan disebut namanya mengungkapkan kekaguman pada sosok Gus Imm.
Menurut pelukis tersebut, dalam upaya ‘melestarikan’ atau lelaku budaya-nya bahkan Gus Imm tak sekadar budaya ansich namun tak jarang menunjukkan sisi sosial diantaranya ngopeni para kru-nya dengan standar profesional yang sangat bagus untuk ukuran kalangan seni-budaya di Mojokerto. Ide-idepun terus mengalir dari Gus Imm hingga rencana pada hari Minggu 7 Oktober 2018 memgadakan Workshop Universal Excecutive dalam tataran Dialektika Intelektual dalam kerangka Menggali Aset Kemampuan Keilmuan Putra Daerah. Acara yang tampaknya digelar ‘agak’ formal itu akan dilaksanakan di Bale Wedhar-Gus Imm. Adapun susunan acara free yang ‘agak’ formal terlihat dengan urutan adanya agenda peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjut sambutan-sambutan termasuk dari Bupati Mojokerto maupun Dandim 0815 Mojokerto serta Kapolres Kabupaten Mojokerto. Setelah itu menampilkan narasumber dan dialog.
*WORKSHOP UNIVERSAL EXCECUTIVE DIHARAPKAN MEMBAWA HASIL YANG UNTUK TINDAK-LANJUT*
Acara yang digagas Gus Imm tersebut untuk Curah Gagas Kearifan Lokal Daerah Berbasis Budaya, yang menarik perhatian banyak pihak dan tokoh termasuk Qoderi caleg Hanura nomer 4 untuk Dapil Gedek-Jetis-Kemlagi-Dawar, juga menarik perhatian Gardi Gazarin pemerhati Masalah Sosial-Politik-Kamtibmas Dan Kepolisian yang asli putra daerah namun sukses di Jakarta. Banyak putra daerah yang sukses di Jakarta yang ingin hadir pada acara Gus Imm tersebut namun terbentur soal waktu seperti yang dialami Gardi Gazarin dan sejumlah koleganya. “Ide bagus tapi saya terhambat waktu,” ungkap Gardi Gazarin yang juga Caleg DPR RI Hanura Dapil Mojokerto-Jombang-Nganjuk-Madiun yang putra daerah dengan sekolah ditempuh di Mojokerto dan di Jombang. Gardi akan bersaing dengan artis Denada yang maju caleg DPR RI via Partai Amanat Nasional.
Namun akan banyak tokoh yang hadir pada acara yang digagas Gus Imm tersebut. Bahkan ada deretan panjang nama-nama yang akan hadir termasuk diantaranya beberapa ini. Ada Afan Faizin, M.Qoderi, Sugiantoro, Imam Mahfudi, Mat Qodim, Eddy Debora, Ninik, Budi S., Betty, Dela, Sely Ulfa, Abee, Diyah Arifah, Sunjono, Dwi Harianto, Morgan, Elly, Susan, Hengki, Kades Pakuwon, Kades Tinggar, Kang Tiwi, Ahmad Rifai, Pak Siwaji, Sumarti, Watik, Yateno, Wiwit, Suliwa, Karno, Henny, Ian, Eka, Tomo, Jarot, Sukisno, Adi Sunyoto, Imam, Ike, Andrean.
Juga ada nama Wisnu, Taufiqur, Gunawan, Isnaniyah, Mahfudin, Putra Majapahit, Boyny, Wiwin turis, Eminx, Wahyu, Sutris, Mufid, Puji Hariono, Abi Mashudi, Gani Sugeng A., Imam Leak, Defri, Mbak Bud, Anis, Rizky Jul, Ida kepiting, Herianto, Bodrex, S Yanto Fery, Bahrul, Agus Siswayudi DPR, Sadi Bondan, Dewi Sartika, Maiya,Tatik, Titik Eka, Supriyanto, Bunda Setiyo, Kiki, Aprillia Winara, Sony Afandy, Subagio, Mustaqim banser. Banyak yang berharap acara tersebut menghasilkan agenda tindak-lanjut pula yang berkaitan Budaya Majapahit masa lalu maupun perpaduan masa lalu dengan masa kini bahkan kontemporer. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926.

