Daerah

BUPATI SAFARI JUM’AT DI DESA RANUPANI

×

BUPATI SAFARI JUM’AT DI DESA RANUPANI

Sebarkan artikel ini

Lumajang,sekilasmedia.com –– Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML. (Cak Thoriq), melakukan Safari Jum’at di Masjid Baiturrohim Dusun Sidodadi Desa Ranupani, Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jum’at (23/11/2018) siang.

Safari Jum’at tersebut, merupakan salah satu cara menjalin komunikasi langsung dengan warga masyarakat.

Bahkan, itu untuk “jemput informasi” dari masyarakat, sembari melaksanakan Ibadah Sholat Jum’at.

Kali ini Bupati diberi kehormatan untuk menjadi Imam saat melaksanakan Sholat Jum’at.

Usai melaksanakan ibadah Sholat Jum’at, Cak Thoriq dan jama’ah berdialog untuk menyampaikan aspirasi kepada Bupati Lumajang.

Dalam dialog itu, Cak Thoriq, mendapatkan informasi dari masyarakat tentang masalah pendidikan, yaitu kurangnya fasilitas pendidikan yang ada di Desa Ranupani Di sisi lain, ada kendala ketika ada wisatawan yang datang dengan mempertanyakan makanan ciri khas Desa Ranupani.

BACA JUGA :  Caleg Gerindra No. 2 Dapil 4 Kabupaten Blitar Esti Nugraheni Kampanye di Lapangan Loji

Menanggapi informasi tersebut, Cak Thoriq menyampaikan, bahwa di tahun 2019 akan melanjutkan pembangunan SMPN Ranupani agar Desa Ranupani dapat melanjutkan pembangunan sarana dan fasilitasnya.

“Saat ini perencanaan program SMA diambil alih provinsi, namun kami akan mencarikan tempat SMA dan memfasilitasi tempat tinggal di dekat Desa Ranupani, supaya masyarakat bisa melanjutkan sekolah. Saya juga berpesan agar masyarakat lebih meningkatkan pendidikan, karena itu merupakan keharusan agar sama dengan yang lain,” tuturnya.

Di sisi lain, Cak Thoriq, menyampaikan, bahwa masyarakat Ranupani harus sadar akan kondisi kemiringan lahan pertanian.

BACA JUGA :  Kapolres Pasuruan Pimpin Sertijab Pejabat Utama Polres Pasuruan Dan Kapolsek Jajaran

Warga harus terus menjaga kelestarian dan kebersihan Ranupani itu sendiri. Saat ini air Ranupani sudah mulai surut karena kondisi tanah yang miring.

Kondisi tanah yang demikian, maka, saat musim hujan terbawa arus ke bawah, sehingga mendangkaljan Ranu Ranupani itu sendiri.

“Saya berharap masyarakat sadar akan lahan pertanian yang harusnya terasiring, sehingga dapat mengantisipasi tanah longsor ke area Ranupani,” ujarnya.

“Sangat banyak potensi hasil perkebunan di Desa Ranupani. Untuk itu, saya berkeinginan dengan melimpahnya hasil pertanian, masyarakat dapat memanfaatkan wisatawan yang datang ke Desa Ranupani bisa menemukan oleh-oleh khas Ranupani dengan mempertimbangkan produk-produk unggulan di Kabupaten Lumajang, dengan harapan Ranupani dapat dijadikan tempat yang dikunjungi oleh wisatawan,” tambahnya (kar)