
JOMBANG, sekilasmedia.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Jombang dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) tahun 2014 mendapatkan empat kursi DPRD Jombang yang diisi Yudi Gustafin, Suwanto, M.Faisol, Isnandar (meninggal dunia diganti PAW Sutaji, red.). Jumlah perolehan kursi yang cukup mengejutkan sebagai partai politik yang tergolong baru ketika itu, sehingga menempatkan Nasdem sebagai parpol ‘kelas’ menengah di Jombang. Namun target tersebut diharapkan akan berlipat pada Pileg 17 April 2019. Hal tersebut kemarin (15/11/2018) diungkapkan Doktor Suhudi ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Kabupaten Jombang.
*DOKTOR SUHUDI: TARGET NASDEM DPR RI 100 KURSI, TARGET DPRD KABUPATEN JOMBANG 10 KURSI*
Menurut Doktor Suhudi, yang juga caleg Nasdem DPR RI Dapil Mojokerto-Jombang-Nganjuk-Madiun, untuk target nasional Nasdem akan melipatgandakan perolehan kursi di DPR RI dari 35 kursi pada Pemilu 2014 menjadi 100 kursi pada Pemilu 17 April 2019. Sedangkan untuk DPRD Jombang, Suhudi selaku Bappilu Nasdem Jombang, memiliki target melipatgandakan kursi maupun suara. Jika pada Pemilu 2014 dapat 4 kursi maka Suhudi punya target pada Pemilu 2019 nanti Nasdem di DPRD Jombang dapat 10 kursi atau setara sekitar 120 ribu suara dari sekitar 900 ribu jumlah pemilih se-Kabupaten Jombang.
“Sebagai Bappilu Nasdem Kabupaten Jombang, saya targetkan Nasdem dapat 10 kursi DPRD Jombang untuk Pemilu 2019 dengan perolehan suara 120 ribu suara dari sekitar 900 ribu lebih pemilih se-Kabupaten Jombang,” ungkap Doktor Suhudi yang juga dosen Universitas Darul Ulum Jombang ini seraya menyebut bahwa target 120 suara atau sekitar 15 persen dari total pemilih se-Jombang tersebut bukanlah hal sulit. Sekadar catatan kuota jumlah caleg tiap parpol untuk DPRD Jombang menuju Pemilu 2019 adalah maksimal sebanyak 50 caleg. Untuk Pemilu 2019 Partai Nasdem Jombang memiliki sekitar 19 caleg. (Siswahyu).


