
Surabaya, Sekilasmedia.com – Belasan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) dan Konjen RI untuk negara sahabat melakukan pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup sekitar 3 jam di ruang sidang Balai Kota. Rabu (30/01/2019). Dalam perjalanan meninggalkan ruang sidang, Tri Rismaharini yang menggunakan setelan rapi batik dan sepatu boots saat menemui para Dubes dan Konjen RI terlihat akrab, masih asyik mengobrol.
Menurut Tri Rismaharini, kunjungan ini bukan pertama kalinya. Para dubes dan konjen RI itu sudah dua atau tiga kali menemuinya sebelum bertugas. Sebetulnya ini bukan pertama kali, udah dua atau tiga kali, sebelum mereka bertugas mereka ke sini dulu,” kata Tri Rismaharini, usai benar-benar mengantar ke 14 tamu meninggalkan Balai Kota,
Risma -panggilan Tri Rismaharini mengungkapkan, dalam pertemuan tertutup itu banyak hal yang jadi bahasan. Karena aku sering ke luar (ke luarnegeri), jadi pengalaman yang aku sampikan. Misalnya bagaimana hubungan sister city itu bisa imbang,” jelas Risma.
Risma menegaskan, dia sedang konsentrasi potensi ekonomi lokal. Mengingat impor tidak selalu bagus, apalagi belum mengetahui standartnya.
Jadi jangan membaca luar (luar negeri) itu mesti pasar yang bagus, kalau tidak hati-hati justru kita akan kalah, dan itu kalahnya bahaya sekali karena cost yang sudah kita keluarkan, biaya pengiriman itu tidak mudah,” kata Risma.
Risma menceritakan, sekitar tahun 2005 lalu dia mendapati ada sebuah daerah yang gagal mengirimkan tanaman Sansevieria hingga dua kontainer ke luar negeri. ( Eko )





