
Malang, Sekilasmedia.com – Kepala Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Malang, Syamsul Hadi mengatakan, pengelolaan air memerlukan perencanaan yang matang agar di masa mendatang tidak timbul kekurangan. Terlebih lagi, di wilayah Malang Raya banyak sumber mata air sehingga masyarakat sebagai konsumen tidak sampai kekurangan air.
“Kebutuhan air bersih ini tidak bisa hanya mengandalkan sumber, kita harus manfaatkan air permukaan,” kata Syamsul, pada kegiatan diskusi Ketersediaan Air Baku Malang Raya peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya dan PDAM Kabupaten Malang, Kamis (14/2/2019).
Tahun Ini, PDAM Targetkan 6000 Pelanggan,
Pemberian Santunan dan Ziarah Kubur Tandai HPN 2019 di Malang
Soal Sumber Air Tertutup Proyek, Ini Kata Pengembang Properti
Syamsul menambahkan, pengelolaan air baku di Malang Raya harus menjadi perhatian tiga pemerintah daerah. Menurutnya, ketiga pemerintah daerah harus kompak dalam hal pemanfaatan air baku ini.
“Harus ada koordinasi tiga daerah untuk pemanfaatan air bersih di Malang Raya. Ini bisa dipenuhi jika tiga daerah melakukan koordinasi dengan baik,” terangnya.
Terpisah, Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda menyampaikan, persoalan air baku tidak hanya menjadi pekerjaan rumah di Malang Raya. Katanya, persoalan tersebut hampir merata terjadi di berbagai daerah.
“Air baku adalah persoalan krusial, tidak hanya disini tapi di seluruh daerah. Sebagian sumber mata air berasal dari Kabupaten Malang. Perlu ada keselarasan PDAM di tiga daerah dalam hal pemanfaatan air baku ini,” ucap pria yang akrab disapa Arif itu. (Jupri).





