
Kediri, Sekilasmedia.com – Di Kabupaten Kediri , mobilisasi pemilih relatif tinggi , jumlah pemilih yang keluar dan masuk wilayah Kabupaten yang di apit gunung Kelud dan Wilis itu mencapai angka dua ribuan orang .
Melihat fenomena tersebut , Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kabupaten Kediri melakukan persiapan untuk rapat pleno , hal itu untuk menetapkan jumlah daftar pemilih tambahan(DPTb).
“,Kalau sudah fix , kami akan segera melakukan penetapan jumlah DPTb atau pemilih pindahan tersebut”, ujar Komisioner KPUD Kabupaten Kediri Divisi Program dan Data Eka Wisnu Wardhana kepada awak media
Menurut dia lembaganya telah melakukan proses tersebut sejak awal Desember tahun lalu hingga awal bulan ini sudah ada 2.603 pemilih yang masuk di Kabupaten Kediri
Pemilih yang masuk terjadi di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri . hanya saja , tidak merata di semua desa . berdasarkan keteranganya hal tersebut terjadi di 147 desa saja , apabila di lihat dari tempat pemungutan suara(TPS) , mereka tercatat di 374 TPS .
Sementara itu pemilih yang keluar di Kabupaten Kediri terdapat sebanyak 2.128 orang , merek ada di 325 desa yang ada di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri , dengan jumlah TPS yang mencapai ribuan yaitu sebanyak 1.535 TPS .
Menurut Wisnu ada beberapa alasan pemilih tersebut melakukan perpindahan namun paling banyak hal tersebut di sebabkan oleh tugas di luar kota .kemudian belajar atau menempuh pendidikan di daerah lain ada pula yang karena bekerja di suatu daerah tertentu .
Pendataan DPTb , lanjut Wisnu di buka hingga Minggu (17/3/2019) besok , pihaknya menegaskan masih akan menunggu jika ada masyarakat yang mengajukan perpindahan tersebut.”akan kami layani pada jam kerja hingga penutupanya nanti ,” tegasnya.
Tapi wisnu menambahkan masyarakat bisa langsung datang ke kantor KPU Kabupaten Kediri atau ke panitia pelaksana pemungutan suara PPS di desa yang di tuju , persyaratannya pun relatif muda masyarakat hanya perlu membawa salinan E-KTP miliknya .
Proses ini telah di lakukan lembaga penyelenggara pemilu tersebut pendataan di lakukan dengan sistim jemput bola , pihak KPU yang akan mendatangi titik yang di perkirakan
banyak pemilih pindahan .
Pihaknya saat itu membuka posko di beberapa titik yaitu di ponpes Al Falah Mono , ponpes Gontor Putri Kandangan , Gontor putra Gurah dan Al Hikmah Purwosari ,” kami juga mengusulkan tiga TPS tambahan untuk mengakomodasi pemilih dari lingkungan pondok tersebut ,” jelas Wisnu .
Sementara itu , sekarang merupakan tahap ke dua dari proses DPTb tersebut , hanya saja kali ini pihaknya tidak melakukan jemput bola , namun masyarakat yang di haruskan menuju KPU kabupaten atau PPS tujuannya. ( Joker ).





