Daerah

Terkaid Meninggal Nya 4 (KPPS) Ketua KPU Angkat Bicara

×

Terkaid Meninggal Nya 4 (KPPS) Ketua KPU Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
Foto ketua KPU kabupaten Blitar
Foto ketua KPU kabupaten Blitar

Blitar, Sekilasmedia.com – Kaolah Pahlawan demokrasi ,mungkin sebutan ini pantas disandang oleh mereka,rekan kita yang berjuang demi tanggung jawap besar untuk bangsa dan negara di pesta demokrasi Pemilu serentak 2019 ini ,Kabupaten Blitar salah satu contoh, karna kurang nya istirahat dan memikul beban tangngug jawap besar di pacu waktu sebagai petugas kelompok penyelengara pemungutan suara ( KPPS) meninggal dunia,menjadikan duka mendalam bagi keluarga dan saudara

Sebanyak empat orang petugas penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kabupaten Blitar dinyatakan meninggal dunia. Diduga penyebabnya keempatnya meninggal dunia karena kelelahan bekerja dan kurang nya monitoring kesehatan dari penyelengara pemilu

BACA JUGA :  BDK 764 MENGADAKAN SILATUHRAHMI BERSAMA

Imron Nafifah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar mengatakan, dari empat orang yang dinyatakan meninggal dunia tersebut terdiri dari Ketua PPS, Anggota KPPS, dan Anggota Linmas.”Kematianya diduga  karena kelelahan bekerja,” kata Imron Nafifah, Kamis (25/04/2019)

Lebih lanjut Imron menjelaskan, empat petugas yang telah meninggal dunia diantaranya Wiji Saechoni (55) yang merupakan anggota KPPS Desa/ Kecamatan Ponggok, Joko Priyo Saputro Ketua PPS Desa Kendalrejo Srengat, Muhtadi (53) anggota Linmas Desa Salam Kecamatan Nglegok, dan Toyip Nurohman (41) anggota linmas Desa Salamrejo Kecamatan Binangun

BACA JUGA :  Humas Polres Gresik Gelar Ngopi Bareng Wartawan

Sebelumnya keempat orang ini mengalami sakit yang diperkirakan karena kelelahan bekerja saat proses penyelenggaraan Pemilu 17 April 2019. Tapi mereka juga sudah sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit,” jelas Imron.
Dengan adanya hal ini, Imron akan segera melaporkan kejadian tersebut ke KPU Provinsi dan KPU RI

Berdasarkan informasi yang diterimanya, keluarga petugas yang meninggal dunia akan mendapat santunan, baik dari Provinsi maupun Pusat,” terang nya.(ful).