Daerah

AWAL RAMADHAN PEDAGANG PASAR KLAKAH, KELUH KAN HARGA BAWANG PUTIH

×

AWAL RAMADHAN PEDAGANG PASAR KLAKAH, KELUH KAN HARGA BAWANG PUTIH

Sebarkan artikel ini
Foto
Foto bawang putih sebagai contoh aset dagang

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Awal ramadhan, masyarakat Lumajang Jawa Timur dihebohkan oleh mahalnya harga bawang putih di pasaran.

Pantauan terkini, Selasa (7/5/2019) harga masih bertahan pada kisaran Rp. 48 ribu per kilo gram.

Sebelumnya, kata Holif (22) salah seorang pedagang di pasar Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur, dihari sebelumnya harga bawang putih mencapai harga Rp. 58 – 60 ribu per kilo gram.

Kondisi ini terasa dampaknya oleh pelaku bisnis kuliner. Saat itu Holip menceritakan jika pelanggannya mengeluh, namun dirinya tak bisa berbuat apa – apa. Meski harga bawang mahal, kata Holif tetap dibeli pelangganya, namun mirisnya sejumlah makanan yang menggunakan bumbu dasar bawang putih tetap dijual pada harga lama menghindari tak laku.

BACA JUGA :  Kapolres Blitar Laksanakan Jumat Curhat di Gandusari

Terpisah, pihak Dinas Perdagangan setempat melalui Kasi Bina Usaha Perdagangan, Risky menjelaskan jika pihaknya saat inipun merasa kebingungan.

“Ya kita bingung juga, masak mau kulak sendiri. Kita bukan swasta,” ucap dia.

Ia menambahkan dalam minggu kedepan akan melakukan operasi pasar menyikapi situasi pasar yang demikian.

Perlu diketahui Dikutip dari Liputan6.com, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman pada Minggu (5/5/2019). Saat melakukan tinjauan dan operasi pangan di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, ia menetapkan harga bawang putih di seluruh Indonesia paling tinggi Rp 30 ribu per kilogram (kg).

Amran mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat terbatas (ratas) kemarin telah menginstruksikannya untuk turun langsung mengecek ke lapangan berbagai harga komoditas strategis, khususnya bawang putih.

BACA JUGA :  DI PERPANJANG KONTRAKNYA JEMBATAN ROWO PANDAN TEMPUR SARI AGAR DAPAT DI SELESAIKAN

Dia melaporkan, stok bawang putih saat ini telah mencapai 100 ribu ton, atau dua kali lipat dari kebutuhan pasar saat ini yang sebesar 50 ribu ton.

Oleh karenanya, ia pun meminta kepada seluruh importir bawang putih untuk menurunkan harga jual dari Rp 46 ribu menjadi Rp 25-30 ribu per kg.

“Kami sudah siapkan stok dua kali lipat 100 ribu ton. Jadi tidak ada alasan harga bergejolak. Kami berikan target harga bawang putih maksimal 30 ribu per kg. Antara 25-30 ribu per kg. Tidak boleh melewati itu,” ucap Mentan Amran.(shelor).