Daerah

Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak

×

Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak

Sebarkan artikel ini
Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak
Foto Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak
Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak
Foto Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak

MALANG, Sekilasmedia.com –  Pagak salah satu Wilayah selatan yang terletak di ujung selatan Kabupaten Malang, wilayah yang cukup luas dan di Pagak ada 3 tiga agama yang di anut oleh masyarakat setempat islam, hindu, kristen. Namun dalam ke sehari harian masyarakat pagak tiada yang membeda bedakan agama status maupun suku di sini masyarakat hidup rukun berdampingan.

Malam ini hari 3 pilar Kecamatan Pagak bersinergi dengan masyarakat bersama sama berdampingan merayakan hari kemana hari raya idhula adha takbir keliling Kecamaran Pagak yang hampir di ikuti 700 orang. Hal seperti ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Pagak dan sekitar nya

BACA JUGA :  Jelang Persiapan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polres Malang Gelar Apel Bersama

Kapolsek Pagak AKP. Sahraku, SH. Berpesan kepada masyarakat yang intinya mari kita aman kan dan kawal bersama acara takbir keliling ini supaya masrakat merasa aman untuk melakukan ke giatan ke agama an ini berjalan tertip dan aman.

Tampak hadir pulang dari Dan Ramel Pagak 0818 Kapten kacung beserta anggotanya. Serta dari jajaran Muskpika Kecamatan Pagak yang di hadiri oleh Sekcam Bapak Winarno serta Lintas Elemen Masyarakat seperti PP (Pemuda Pancasila)

BACA JUGA :  Ngobrol Pemuda Inovatif Di Kecamatan Gedeg, Kulik Usaha Sepatu Rajut Hingga Inflasi

Sunari warga pagak depan pasar mengatakan kepada awak media yang hadir. Bahwa kegitan takbir keliling ini tidak hanya di ikuti masyarakat muslim saja mas namun banyak pula yang berbeda agama ikut mas,mereka kompak dan rukun tidak ada perbedaan (wes biasa mas dek kene ben taun ngene iki podo Rukun dadi siji mas ganok seng mbedak ne) sudah biasa mas di sini setiap taun mereka bergabung ( agama lain selain islam) tidak ada yang membedakan kita selalu rukun” imbuhnya.(conkArif)