TENTARAKU

Begini Cara Babinsa Pungging Bersama PPL Menghitung Produksi Padi Di Sawah

×

Begini Cara Babinsa Pungging Bersama PPL Menghitung Produksi Padi Di Sawah

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Pengubinan merupakan cara atau tehnik untuk mengetahui potensi hasil panen yang akan diperoleh, khusunya pada tanaman padi, jagung dan kedelai. Pengubinan ini biasa dilakukan para petani atau Poktan setiap menjelang masa panen.

Cara menghitung produksi padi di sawah melalui metode ubinan (pengubinan) ini, juga dilakukan Poktan/petani di wilayah Mojokerto, Jawa Timur. Salah satunya dilakukan Poktan Tani Rukun, Dusun Punggingkrisik Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Rabu (04/09/2019).

Kegiatan pengubinan dipimpin langsung Koordinator PPL Kecamatan Pungging, H. Abdul Ro’uf beserta enam orang anggota PPL, bersama Babinsa Balongmasin Koramil 0815/11 Pungging Serda Marhawi dibantu Sertu Imam Wahyudi, dan Ketua Poktan Tani Rukun, Naim disaksikan Kades setempat, Ulis Sumardi.

BACA JUGA :  Adanya TMMD Ke 105 Kodim 0825/Banyuwangi, Omset Pengusaha Pasir Jadi Meningkat 

Babinsa Balongmasin, Serda Marhawi, yang turun langsung di lokasi mengatakan, pengubinan berlangsung di lahan milik Samian yang ditanami jenis padi Varietas Inpari-32. Adapun perlengkapan yang digunakan dalam pengubinan berupa meteran, tali, bilah besi empat buah dengan panjang 2,5 meter,, sabit, terpal, tampah, karung, dan timbangan.

Masih dalam pengamatan Babinsa, dari luas ubinan 2,5 x 2,5 meter (6,25 meter), didapat hasil panjang malai 22 centimeter, jumlah bulir 130, jumlah anakan 19, jumlah rumpun 143, berat ubinan 5,9 kilogram. Dari hasil tersebut bila dihitung maka diprediksikan produktivitas dalam satu hektar mencapai 9,44 ton gabah kering panen (GKP).

BACA JUGA :  Mencegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Ramil 0814/18 Jogoroto Membagikan Masker

Sementara untuk harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani saat ini mencapai Rp 4.500,- sedangkan harga gabah kering giling (GKG) pada kisaran Rp 5.500,-

“Untuk perhitungannya, hamparan satu hektar (10.000 meter 2) dibagi luas ubinan (6,25 meter) atau 10.000 meter 2 : 6,25 meter = 1.600 x berat padi ubinan (5,9 kilogram) maka diperoleh 9.440 kilogram atau 9, 44 ton,” jelasnya.

Untuk diketahui, areal persawahan yang dilakukan pengubinan seluruhnya seluas 0,2 hektar, lokasi ini merupakan salah satu Dem Area Budidaya Tanaman Sehat (BTS) yang ada di wilayah Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.(wo/dim)