Daerah

Launching Batik Percik Disable Di hadiri Langsung Bupati Blitar

×

Launching Batik Percik Disable Di hadiri Langsung Bupati Blitar

Sebarkan artikel ini
Launching Batik Percik Disable Di hadiri Langsung Bupati Blitar
Foto bupati saat menghadiri lounching batik
Launching Batik Percik Disable Di hadiri Langsung Bupati Blitar
Foto bupati saat menghadiri lounching batik

Blitar, Sekilasmedia.com – Bertempat di kelurahan Sumberdiren kecamatan Garum Kamis(19/9/19), Bupati Blitar Rijanto melaunching batik percik disable binaan pusat pelayanan kesejahteraan sosial(PPKS) .Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan perhatian serius bagi pemberdayaan warganya yang mempunyai kebutuhan khusus atau kaum disable.

Pada kesempatan itu,Bupati Blitar Rijanto mengatakan” kalau kegiatan ini sangat penting bagi kaum disable agar lebih mandiri. Sehingga nantinya di lingkungannya kaum disable tidak dipandang sebelah mata.

Dan oleh sebab itu Pemerintah hadir memberikan keterampilan. Dengan mendatangkan narasumber ahli batik dari Kota Solo, diharapkan mampu memberikan pengetahuan peserta pelatihan warga disable ini.Batik percik ini pembuatannya, sederhana mudah dan tidak terlalu sulit. Jadi di tengah keterbatasannya kaum disable bisa mendiri,”ungkap Bupati Rijanto menerangkan.

BACA JUGA :  Bandeng Pepes Sepanjang 1,4 Kilometer, Pemecahan Rekor Muri

“Pemerintah tentunya tak berhenti sampai disitu,tapi juga memberikan bantuan penuh dalam penjualan batik percik ini. Dengan cara membuatkan sebuah koperasi kelompok usaha disable.Dengan itu batik percik disable akan dibantu pemasarannya baik diikutkan pameran-pameran dan dimasukkan ke toko-toko”.tegas Rijanto.

BACA JUGA :  KPK Hadir Dalam Acara Kampanye Anti Korupsi di Kabupaten Blitar

Lebih lanjut Orang nomer satu di Kabupaten Blitar mengatakan“Nama batik percik disable ini menarik perhatian jadi nanti akan banyak yang membeli. Juga perintah saya langsung agar para ASN di Kabupaten Blitar seragam batiknya memakai batik percik disable disamping batik lainnya”.

Bupati menegaskan,“Tidak hanya membatik, kemarin kita ada kursus membuat bakso, cilot, kue dan menjahit. Kita akan layani untuk bisa memberdayakan kaum disable,dan keterampilan seperti ini harus terus dijalankan,agar setiap tahunnya meningkat jumlah pesertanya”.(Sn)