
Sidoarjo, Sekilasmedia.com – Peringatan Dies Natalis ke-39 SMA Negeri 1 Krian berkomitmen untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan. Baik akademik maupun ekstra kurikuler.
Kepala SMAN 1 Krian Karyanto. S. Pd. M. Si. Dalam sambutannya mengatakan SMA Negeri 1 Krian sangat mengedepankan kualitas pendidikan untuk menuju SMANIKA HEBAT. Terbukti SMA Negeri 1 Krian telah menjuarai di berbagai kegiatan prestasi belajar dan perlombaan lainnya, seperti adek Dinda Trinita peraih 10 karya terbaik bidang Seni Film pendek pada Festival dan lomba Seni siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMA tanggal 15 s.d 21 September 2019 di kota Bandar Lampung Provinsi Lampung.
“Ini berarti SMA Negeri 1 Krian selalu exis di berbagai bidang,” ungkap.
Selain itu, Karyanto juga mengatakan SMA Negeri 1 Krian, dalam usia 39 tahun akan makin dewasa. “Bagian penting yang menjadikan SMA Negeri 1 Krian berada di usia 39 kiranya makin dewasa, makin memiliki karakter dalam kegiatan, setiap hari dengan segala eksistensinya setiap kegiatan sukses tak lepas dari kerja sama semua ‘guru, staf tata usaha, seluruh siswa maupun seluruh stakeholder, juga Pemerintah Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan yang selalu memberikan petunjuk dan arahannya.
Dalam melaksanakan berbagai kegiatan untuk menggali potensi siswa Melalui teknik maupun non akademik semoga SMA Negeri 1 Krian makin hebat di kemudian hari kita tetap bekerja sama bersinergi dalam melangsungkan tugas kerja.
“Dies Natalis ke 39, menjadi momen refleksi dan evaluasi bagi SMA Negeri 1 Krian. Terutama dalam berbagai kebijakan program dan kegiatan yang dilaksanakan. Sehingga dengan perbaikan akan membawa sekolah ini semakin mengukir “Prestasi” dan akan menjadi barometer pendidikan dan contoh sebagai sekolah unggulan di daerah maupun Nasional,” tandasnya.
Sementara Nur Yahya. S. Pd . Guru Kesiswsan menjelaskan Dies Natalis dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, antara lain, murrotal Al-Quran yg dibacakan dini hari oleh anak2 ekstra SKI sblm acara diesnatalis. Dilanjutkan dgn apel dan pelepasan balon oleh Kepala Sekolah dan seluruh kelas, lanjut dgn istighosah oleh semua bpk Ibu Guru dan siswa. Dalam acara Istighosah ditutup dengan potong tumpeng bersama oleh Kepala Sekolah dan 32 tumpeng lainnya sesuai dgn jumlah kelas.
Kegiatan ini tidak kalah meriahnya karena kreatifitas siswa dimunculkan mendasain karya yg berasal dari “Limbah Sampah” yg mungkin tidak bermanfaat, misalnya sampah kulit jagung, yg akhirnya berakhir di tempat sampah atau kertas koran, dengan tangan yg kreatif dan ide untuk mendesain itulah mereka tampilkan dlm bentuk KOSTUM yang luar biasa. Tidak hanya mendasain tapi anak2 dituntut untuk menyampaikan filosofi kostum yg di desain tersebut.
Kemudian dilanjutkan lagi dengan atraksi-aktraksi siswa antar kelas, pidato Bahasa Inggris, story telling, pidato Bahasa Indonesia, poster, jalan sehat, tarian-tarian, drama, pawai budaya bangsa dan olah raga lainnya hingga kebersihan lngkungan. Ujar Nur Yahya. S.Pd ,” ahirnya.(sud)











