Daerah

Falyasbir Gandeng Polsek Larangan Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW

×

Falyasbir Gandeng Polsek Larangan Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW

Sebarkan artikel ini
Falyasbir Gandeng Polsek Larangan Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW
Foto bersama
Falyasbir Gandeng Polsek Larangan Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW
Foto bersama Falyasbir dan Polsek Larangan

Pamekasan, Sekilasmedia.com – Forum Alumni Yayasan As-Syahidul Kabir (FALYASBIR) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H / 2019 M sekaligus haul para masyayikh pendiri Pondok Pesantren (PP) As-Syahidul Kabir Sumber Batu Blumbungan Larangan Pamekasan Jawa Timur di lapangan PP As-Syahidul Kabir, Senin (11/11/19).

Acara tersebut diawali dengan pembacaan Istighatsah yang di pimpin oleh jajaran kepala lembaga yang berada di bawah naungan Yayasan As-Syahidul Kabir (YASBIR) mulai dari lembaga PAUD hingga MA.

Maulid Nabi Muhammad SAW. Ini terasa lebih sempurna karena disambut langsung oleh salah satu dewan pengasuh Yasbir yakni RKH. Moh. Abrori Cholil (RAC).

Dalam sambutannya RAC sangat mengapresiasi acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang diadakan oleh Falyasbir.

BACA JUGA :  RA As-Syahidul Kabir 1 Borong Piala Dua Kategori Di FASS 2019

“Falyasbir ini Gerakannya semakin ganas, di tahun pertama bisa membangun gapura untuk pondok di tahun ke dua bisa menyumbang pembangunan dua lokal madrasah, ya… meskipun tidak secara keseluruhan (disambut senyum para alumni yang hadir) dan di tahun yang ketiga ini kita kokohkan niat tuk mendirikan BUMY (Badan Usaha Milik Yayasan) ”. Jelas beliau.

Hadir juga dalam acara tersebut ketua Yasbir sekaligus pengasuh PP. As-Syahidul Kabir RKH. Moh. Mundzir Cholil beliau memberikan Maidhotul Hasanah (red. Ceramah Agama) sekaligus siraman rohani buat para alumni.

Dalam ceramahnya beliau mengingatkan penting meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Dalam berdakwah (mendidik) dan mencari ilmu (belajar) sesuai dengan Hadits riwayat Thabrani.

“kalau kita menjadi orang “’Alim” Kewajiban kita yaitu mendidik orang di sekitar kita, sebaliknya kalau kita menjadi orang “’Awam” maka kewajiban kita yaitu belajar dan bertanya kepada orang di sekitar kita yang lebih tau.” Terang ketua yayasan tersebut.

BACA JUGA :  Tegaskan Bukan Kewenangannya, Bupati Gresik : Kita Tetap Normalisasi Kali Lamong untuk Masyarakat

Terlihat juga hadir dan ikut mengamankan jalannya acara pihak dari jajaran Polsek Kec. Larangan karena Acara yang berakhir jam 11.30 WIB itu di hadiri oleh sekitar 2500 orang alumni.

Setelah acara selesai Herus Salim (Ketua Panitia) Menjelaskan terkait kehadiran pihak kepolisian.

“kehadiran jajaran kepolisian dalam acara ini karena estimasi kehadiran massa (alumni) sangat banyak mas, undangannya saja yang tersebar sebanyak 3000 sehingga kita rasa perlu minta bantuan kepada pihak keamanan.” Ungkap Herus kepada awak media dalam wawancara setelah acara selesai.(Bejo)