
JOMBANG, Sekilasmedia.com – Keberhasilan bos Metro TV, Surya Paloh dengan Nasdem-nya mengusung Joko Widodo menjadi Presiden RI dua periode berturut-turut, periode pertama tahun 2014-2019 dan periode kedua 2019-2024 (baru dilantik pada 20 Oktober 2019 yang lalu) menjadi trend tersendiri yang terus-menerus menggema dalam lingkungan Nasdem maupun dalam gerakan nasional. Surya Paloh pun menjadi salah satu patron politik terkuat tersendiri dengan wawasan politiknya yang berbeda, lebih-lebih mengenai restorasi Indonesia diantaranya dengan politik tanpa mahar.
Gema Surya Paloh tidak hanya di internal Partai Nasdem, namun menjadi idola dan juga menyeluruh secara nasional, bahkan menembus secara internasional. Sehingga tak mengherankan banyak pihak secara simultan mendukung Surya Paloh untuk dipilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Nasdem lagi, dalam perhelatan kongresnya yang akan dilaksanakan tanggal 8 – 11 November 2019 di Jakarta Interntional Expo (JI-Expo) Kemayoran Jakarta. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Ali Mashudi ketua OKK DPD Partai Nasdem Kabupaten Jombang yang juga berjejaring bergerak ke berbagai daerah full pro mendukung Surya Paloh agar dipilih memimpin Nasdem lagi untuk periode 2019 – 2024.
“Pak Haji Surya Paloh selama memimpin Nasdem telah memberi warna politik tersendiri di Indonesia, dan menjadi salah satu patron politik terkuat di Indonesia saat ini, dan masa depan,” ungkap Ali Mashudi yang juga pengusaha menengah berbagai aksesoris dan perlengkapan sepatu, ditemui Siswahyu hari ini Kamis (7/11/2019), di Jombang. Menurut Ali Mashudi dukungan untuk Surya Paloh itu sangat wajar, apalagi jika melihat sejak berdiri Nasdem sukses ikut memenangkan Pemilihan Umum.
Misal pada Pemilu 2014, Partai Nasdem meraih 8,4 juta suara atau 6,72 persen (36 kursi DPR RI). Kemudian pada Pemilu 2019 lebih hebat lagi dengan merebut 59 kursi bahkan menggebrak merebut peringkat ke-4 nasional, yang merupakan prestasi luar biasa apalagi untuk partai politik yang tergolong masih baru. “Kini Pak Haji Surya Paloh juga telah melakukan rekonsialisasi nasional, untuk mempersiapkan Calon Presiden tahun 2024, dimana Presiden Jokowi sudah tidak boleh maju Capres lagi,” tandas Ali Mashudi yang banyak melakukan aktivitas sosial ini, termasuk bersama Siswahyu melobikan Ponpes Darul Hikam Tambaksuruh pimpinan Masruchan Choteb sehingga mendapatkan rusunawa santri tiga lantai senilai hampir Rp.8 Miliar, namun not yet get the ‘salary’.(Sis)











