Daerah

Program Tani Masuk Sekolah Kini Hadir di SMKN 7 Palangka Raya

×

Program Tani Masuk Sekolah Kini Hadir di SMKN 7 Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
Program Tani Masuk Sekolah Kini Hadir di SMKN 7 Palangka Raya
foto program tani masuk sekolah
Program Tani Masuk Sekolah Kini Hadir di SMKN 7 Palangka Raya
foto saat siswa sedang melakukan program tani masuk sekolah

Palangka Raya, Sekilasmedia.com – Program Sekolah Kejuruan berbagai macam jurusan yang diterapkan salah satunya program yang di lakukan Di SMKN 7 Palangka Raya, telah berhasil menerapkan program pertanian modern untuk peserta didiknya. Hal ini sebagai salah satu upaya meningkatkan ketertarikan peserta didik terhadap sektor pertanian, Program Kementerian Pertanian RI .

Programkan Pertanian Masuk Sekolah (TANI MAS) yang merupakan program salah satu unggulan 100 hari kerja Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo. Program TANI MAS merupakan kegiatan pertanian yang dilaksanakan oleh siswa dan guru di lingkungan sekolahnya.

Program tersebut meningkatkan pengetahuan siswa tentang budidaya pertanian, menumbuhkan semangat siswa menjadi agripreneur serta meningkatkan dukungan dan akses pangan. SMK Negeri 7 Palangka Raya sebagai salah satu sekolah yang terpilih dalam program TANI MAS melakukan panen perdana sayuran berbentuk sawi, selada dan kangkung .

Pada hari Rabu (8/1/2020) dari Program Pertanian Masuk Sekolah (TANI MAS) yang telah dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan PanganDra. Lilis Suriani, MM., MM.RS , pejabat Eselon III dan Tim TANI MAS Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah serta dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, BPTPH Kalimantan Tengah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya.

BACA JUGA :  Polres Simuelue Tanam 1500 Pohon di Belakang Mapolres

“Untuk Tahun 2019 program TANI MAS dilaksanakan di 2 sekolah wilayah Kota Palangka Raya, agar agar siswa dapat membudidayakan pertanian dan menjadi pengusaha dengan didukung oleh para guru dan BPTPH Kalimantan Tengah, dengan kegiatan penelitian Tani Mas diharapkan para siswa lebih banyak pertanian”, jelas Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dra. Lilis Suriani, MM., MM.RS

Panen Perdana Kegiatan TANI MAS di SMKN 7 Palangka Raya dilaksanakan di lingkungan sekolah tempat penanaman sayuran hidroponik, diketahui sayuran hidroponik merupakan sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk bisa tumbuh.

” Kepala Sekolah.Syahrani,S.Pd menuturkan bahwa hidroponik ini di ambil dari programnya Mentri Pertanian RI, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, kita bersyukur Pemerintah telah menunjuk SMKN 7 Palangka raya ini sebagai rujukan pelaksanaan program Kementrian Pertanian RI dimana pula warga didik kami adalah transmigrasi yang suka bercocok tanam,jadi tidaklah sulit untuk mendidik peserta didik kami, hal ini para guru pembimbing pun dengan mudah mengelola tanam sawi dan sejenisnya secara hidroponik ini.” Pungkas Syahrani.

BACA JUGA :  Jokowers Jakarta : Wacana People Power adalah Upaya Merongrong Pemerintahan Yang Sah dan Inkonstitusional

Berbeda dengan sayuran lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh. Semua kebutuhan ini dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman, biasanya sayuran hidroponik ditanam di rumah kaca ataupun di luar ruangan. Karena itulah sayuran lebih mulus dan besar. Harganya lebih mahal dari sayuran biasa namun lebih terjangkau dibanding sayuran organik.

Diharapkan pada kegiatan Pertanian Masuk Sekolah (TANI MAS) Tahun 2019 memberikan efek positif dengan meningkatnya ketertarikan dan minat siswa terhadap bidang pertanian dengan berubahnya mindset mereka selama ini bahwa dunia pertanian tidak “keren” dan tidak bisa dijadikan profesi di masa depan.(tim)