
MOJOKERTO, Sekilasmedia.com – Sebanyak sembilan santri Pondok Pesantresn Al-Fatah yang berlokasi di Dusun/Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto mengalami keracunan makanan, Minggu (26/01) sore.
Kesembilan santri putri itu diduga keracunan akibat menyantap makanan soto ayam dari seorang wali santri asal Surabaya. Mereka kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan medis.
Terkait peristia ini, Kepala Puskesmas Dawarblandong, Ninik Munawati saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp enggan memberikan keterangan. Dirinya justru mengarahkan jurnalis Sekilas Media ke pihak Dinkes Kabupaten Mojokerto.
“Jangan ke saya. Langsung ke Humas Dinkes saja,” ujarnya.
Sementara dari sumber lain yang tidak mau disebutkan namanya menyebut bahwa para santri hingga saat ini masih mendapatkan perawatan karena mual dan pusing.
Tadi Dinkes langsung ke Dawarblandong, mengambil sisa makan dan muntahan, untuk diperiksa di Laboratorium,” ujarnya.
Dijelaskan olehnya, dugaan keracunan ini terjadi sekitar pukul 16.30. Mulanya, para santri putri merasakan mual dan muntah. Gejala pusing dan mual itu setelah para santri diduga mengkonsumsi soto ayam yang dikirim oleh salah satu Walisantri asal Wiyung, Surabaya. Seperti kebiasaan di dalam pondok, jika ada seorang santri yang dikirim, secara tidak langsung sejumlah santri juga ikut menikmati kiriman tersebut. Nahasnya, kejadian tak diinginkan malah menimpa para santri putri.
Kondisi itu juga sempat membuat panik pihak Ponpes. Kesembilan santri putri itu kemudian dibawa ke Puskesmas Dawarblandong dan Rumah Sakit Wali Songo, Gresik.
Berikut sembilan korban keracunan masal Ponpes Al Fatah, hasil penelusuran Sekilas Media :
1. Lutfi (12) asal Sidoarjo.
2. Alfi (14) asal Dawarblandong, Mojokerto.
3. Alifah (13) asal Jetis,Mojokerto.
4. Nanda (13) asal Dawarblandong, Mojokerto.
5. Venda (14) asal Wringinanom, Gresik.
6. Salwa (13) asal Wiyung, Surabaya.
7. Naila (13) asal Wiyung, Surabaya.
4. Revania (13), asal Wiyung, Surabaya.
5. Abelia (13) asal Wiyung, Surabaya. (joe/wo)







