Daerah

Bolos Sekolah, Puluhan Pelajar di Banyuwangi Terjaring Razia

×

Bolos Sekolah, Puluhan Pelajar di Banyuwangi Terjaring Razia

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi, Sekilasmedia.com – Puluhan pelajar terjaring razia yang dilakukan anggota Polsek  Muncar dan Tegaldlimo, Jumat (28/02).

Mereka dibawa petugas lantaran saat jam sekolah, para siswa itu berkeliaran di sejumlah warung yang ada di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar.

Para siswa yang duduk di bangku SMA dan SMP itu terjaring razia polisi sekitar pukul 09.00 wib, Mereka dari semuanya berbeda-beda sekolah. Sebagian dari mereka ada yang masih duduk di SMP, Kecamatan Muncar dan sebagian lagi ada yang sudah duduk di bangku SMA, dari Kecamatan Tegaldlimo. “Kita dapati mereka sedang asik nongkrong di warung ketika jam pelajaran,” ujar Kapolsek Muncar, Kompol Muhammad Zaenuri.

Zaenuri menyebut bahwa, para siswa tertangkap bolos saat pihaknya menggelar patroli. Ketika berkeliling untuk memantau kondisi wilayah, dilihat ada siswa yang asyik tongkrongan di warung. Padahal masih jam sekolah. “Dalam setiap patroli, kita juga memantau siswa yang suka bolos,” katanya.

BACA JUGA :  Dinkes Kota Batu Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Pejabat Eselon Tiga

Selama ini, terang dia, pihaknya sering mendapat laporan dari warga kalau banyak siswa bolos sekolah. Dalam laporan itu, cukup jelas lokasi bolos berada di warung-warung dan Pelabuhan Muncar. “Sejumlah tempat yang sering dibuat bolos, kita pantau,” ungkapnya.

Dari razia yang dilakukan itu, masih kata dia, para pelajar ditangkap dan langsung dibawa ke Polsek Muncar, untuk diberi pembinaan saja. Karena, beberapa dari pelajar tersebut kedapatan sedang melakukan pesta minuman keras (miras). “Kita bawa ke Polsek semuanya untuk dilakukan pendataan dan juga pembinaan, semua orang tua dan pihak sekolah kita panggil untuk mengetahui kelakuan anak-anaknya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kapolrestabes Surabaya, dan Tiga Pilar Patroli Keliling pastikan Aman Saat Coblosan

Untuk barang bukti (BB) miras yaitu satu botol miras jenis bir bintang, satu botol miras anggur merah dan satu bungkus rokok dibawa ke Polsek untuk diamankan. “Kita panggil orang tua mereka, agar mereka juga ikut memantau para anaknya, sehingga tidak terjerumus lebih jauh tentang miras dan narkoba,” terangnya.

Setelah didata dan diberi pembinaan, para pelajar diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Dan ini semua, juga berlaku bagi para pelajar lainnya. Selain itu, mereka juga diminta untuk menunjukkan penjual miras. “Kita akan terus melakukan penyelidikan terhadap sejumlah toko atau orang yang menjual miras kepada para pelajar, agar peredaran miras dan narkoba di Kecamatan Muncar tidak merajalela,” tegasnya.

Laporan : agus
Caption foto : pelajar saat diamankan petugas