Daerah

Famas Tolak Konser Nissa Sabyan di Pamekasan, Ini Alasannya

×

Famas Tolak Konser Nissa Sabyan di Pamekasan, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
foto demo tolak konser Nissa Sabyan di gelar di pamekasan
Famas Tolak Konser Nissa Sabyan di Pamekasan, Ini Alasannya
foto demo tolak konser Nissa Sabyan di gelar di pamekasan

Pamekasan, Sekilasmedia.com – Front Aksi Massa (FAMAS) bersama puluhan pemuda, melakukan Aksi demonstrasi ke Kantor Bupati Pamekasan terkait konser amal Nissa Sabyan untuk Palestina yang dianggap mengabaikan penderitaan rakyatnya sendiri yang seharusnya betul – betul diperhatikan oleh Pemkab Pamekasan, Sabtu (01/02/2020).

Abdus Marhaen Salam (Ketua FAMAS) menyampaikan dalam Orasinya Konser Nissa Sabyan tersebut Mengandung Unsur yang di dilarang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Pamekasan dalam Fatwa MUI poin ke 5 (Alat musik harus tenang, tidak hingar bingar dst,) dan poin ke 9 ( penyanyi perempuan tidak melebihi 12 tahun), serta konser amal tersebut tidak mengusung untuk kepentingan Masyarakat Pamekasan.

“Musik yang tidak hingar bingar hanya lagu yang diiringi tepuk tangan anak pramuka” kata Abdus Marhaen Salam dalam orasinya.

Ketua Korlap aksi mempertanyakan ke mana FPI ke mana MUI ke mana AUMA kenapa hari ini tidak ada penolakan dari mereka, sementara ketika Rakyat Sipil mengadakan acara pernikahan yang di hibur dengan iringan musik kenapa di cekal dengan fatwa – fatwa mereka, ke mana hari ini mereka.

“Terus terang dalam hal ini kami selaku masyarakat Pamekasan sangat kecewa kepada pemkab Pamekasan yang dalam hal ini Bupati Pamekasan karena telah mengabaikan penderitaan rakyatnya sendiri, karena masih banyak masyarakat Pamekasan yang membutuhkan perhatian khusus demi kesejahteraan masyarakat Pamekasan,” ucapnya dengan lantang dalam orasinya.

Sementara itu, yang menemui peserta aksi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pamekasan, Ach. Zaini menanggapi tuntutan masa aksi Famas, bahwa agenda konser Nissa Sabyan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 2 Februari 2020 di Lapangan Pendopo Ronggosukowati Kab. Pamekasan, yaitu bukan agenda Pemkab, melainkan agenda beberapa pihak yang mengatasnamakan Sahabat Palestina Memanggil (SPM).

“Itu bukan acara Pemkab, itu acaranya Sahabat Palestina Memanggil (SPM). Jadi, kami hanya mendukung dan memfasilitasi. Kalau terkait tempat, itu atas dasar permintaannya panitia pelaksana, sedangkan yang berkaitan dengan video Nissa Sabyan yang mengatasnamakan acara Pemkab, itu hanya kata dia, bukan kata Pemkab,” tegasnya.(Iwan)