Daerah

Ibu Menjerit Saat Bayinya Digendong Orang Tak Dikenal

×

Ibu Menjerit Saat Bayinya Digendong Orang Tak Dikenal

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG, Sekilasmedia.com– Maraknya kabar berita penculikan anak di beberapa wilayah daerah yang sempat viral dimedia sosial (Medsos), entah itu di media online maupun cetak, bahkan di media electronic membuat para warga Masyarakat menjadi was-was, terutama bagi para kaum wanita yang memliki anak kecil, tentunya sangat menghawatirkan.

Seperti yang terjadi kali ini diwilayah Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, dimana seorang anak kecil bernama, Rafka Ghadafi (20 bulan) putra dari Abdullah, yang hendak dibawa orang tidak dikenal, dan sempat viral di media facebook yang konon katanya di issukan “penculikan anak”.

Kejadian tersebut diketahui oleh orang tua korban yang bernama, Ade Igne Rita (21), asal Warga Dusun Krajan, Rt.02 RW.03 Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa timur. Rabu (04/03/2020).

Kejadian tersebut tepatnya pada hari Selasa 03 Maret 2020, Sekira pukul 11.30 WIB, di rumah korban Rt.02 Rw. 03 Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, dan di ketahui setelah ramai menjadi bahan perbincangan di facebook, karena pihak dari keluarga korban enggan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib maupun aparatur Desa setempat.

BACA JUGA :  Layanan Walk true Berikan Kemudahan Bagi Wajib Pajak

Setelah mengetahui kejadian tersebut Anggota Mapolsek Tempursari bergegas segera mendatangi TKP guna menemui yang bersangkutan guna dimintai keterangan atas kejadian tersebut.

Sedangkan ciri-ciri pelakunya Mr. X Laki-laki, dengan usia sekitar +/_40 tahun, pakaian celana panjang warna hitam, kaos warna gelap, dan memakai topi berwarna coklat.

Selain itu Ade Igne Rita, selaku ibu korban saat di intrograsi Polisi mengatakan, bahwa dirinnya tidak mengenali pelaku karena melihat pelaku dari arah belakang sehingga tidak kelihatan wajah pelaku.

Sementara itu kronologi kejadian berawal saat Ade Igne Rita (ibu korban) sedang buang air besar, dan pintu kamar mandi dengan sengaja tidak ditutup (terbuka),dan tiba-tiba melihat seorang Laki-laki yang tak terlihat wajahnya menggendong anaknya, Rafka, lewat pintu belakang, sedangkan saat itu anaknya sedang tidur sendirian di kasur ruang keluarga, melihat hal tersebut ibu korban (Ade Igne Rita) langsung berteriak anakku arep digowo nangdi, (anak saya mau dibawa kemana), sembari berteriak minta tolong kemudian anak tersebut diturunkan ditanah, sedangkan orang tidak dikenal tersebut lari menuju ke kebun belakang rumah korban.

BACA JUGA :  Dampak OTT Wartawan Mojokerto, JMSI Jatim Soroti Penataan Media dan Standarisasi Profesi

Sementara itu, menurut keterangan kepala desa setempat Anang, saat dikonfirnasi oleh Wartawan Media membenarkan atas kejadian tersebut, “Benar. Dari pengakuan yang bersangkutan seperti itu, bahwa anak tersebut diketahui telah dibawa orang tak dikenal sampai ke kandang kambing belakang rumah, namun anak itu baru di lepas dan diturunkan di tanah setelah Ibunya teriak minta tolong, dan pelakunya lari ke arah pegunungan belakang rumahnya,”terangnya.

“Saya harap kepada Warga Masyarakat dengan adanya kejadian ini, setidaknya bisa buat pelajaran karena hal tersebut diluar kontrol kami, agar waspada dengan anaknya masing-masing untuk dijaga tidak di tinggalkan sendirian,” imbuh Kades.

Hal senada juga disampaikan oleh Imam MZ, selaku sekertaris Desa (Sekdes), Desa Purorejo, “Betul mas, bahkan saya setelah mendengar kejadian itu langsung datangi keluarga korban, namun sayang dari pihak keluarganya tidak mau melaporkan, dan memang informasi yang kami dapat dari tetangganya keluarga korban memang di kenal tertutup,”Pungkasnya. (Mar/shel).