POLISIKU

Kapolres Mojokerto Saksikan Vidcon Gubernur Bersama Forkopimda Terkait Siaga Covid-19

×

Kapolres Mojokerto Saksikan Vidcon Gubernur Bersama Forkopimda Terkait Siaga Covid-19

Sebarkan artikel ini
Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung bersama Bupati Pungkasiadi dan jajaran Forkompimda

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kembali mengabarkan update terbaru terkait peta sebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Jawa Timur per tanggal 28 Maret 2020.

Kabar disampaikan melalui sambungan video conference (vidcon) yang disaksikan langsung oleh Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung bersama Bupati Mojokerto Pungkasiadi bersama jajaran, serta Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto di aula Mapolres Mojokerto.

“Saat ini tercatat ada 4.568 orang dalam pemantauan (ODP), 307 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 77 orang terkonfirmasi positif Covid-19. 8 orang dilaporkan sembuh (6 warga Surabaya, 1 warga Malang dan 1 warga Blitar) dan 4 orang dilaporkan meninggal (1 warga Surabaya, 1 warga Sidoarjo, 1 warga Malang dan 1 warga Kediri),” kata Khofifah, Minggu (29/3) siang.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan yang tergabung dalam video conference juga melaporkan angka persebaran Covid-19 di Jawa Timur yang menunjukkan kenaikan.

BACA JUGA :  Satpas Polres Probolinggo Bagi SIM Yang Masa Berlakunya Tanggal 17 – 20 April bisa di Perpanjang Tanggal 22 – 27 April

“Kenaikan ODP di Jawa Timur berkisar rata-rata 100 orang. Kita terus tertibkan masyarakat untuk tidak berkerumun. Bagi yang tidak taat, kita tindak. Ini upaya kita memberikan rasa aman bagi masyarakat Jatim. Penegakan kita mulai dari tingkat RT, RW sampai daerah. Semuanya harus satu suara. Diam di rumah lebih baik, karena virus ini tidak bisa kita deteksi,” kata Kapolda.

Kapolda juga menjabarkan beberapa langkah pencegahan, terutama jelang bulan suci Ramadhan. Pihaknya telah menyiagakan Posko Siaga Covid-19 di titik-titik vital seperti terminal, untuk memantau kedatangan masyarakat dari luar wilayah yang masuk Jawa Timur.

“Imbauan pemerintah harus ditaati. Aturan agar mengurangi aktivitas luar kawasan itu memang sangat penting. Langkah terpadu juga kami lakukan. Akan ada personil yang ikut menjaga. Tempat ibadah seperti masjid, gereja dan lainnya juga  harus ikut melaksankan imbauan pemerintah,” tambah Kapolda.

BACA JUGA :  Hari Ke Tiga Puasa, Forkopimda Kota Mojokerto Safari Ramadhan Beri Bantuan Mushola dan Lansia

Pangdam V/Brawijaya TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi menekankan pentingnya parsitipasi seluruh warga masyarakat untuk ikut berperang bersama melawan Covid-19. Pangdam menyatakan bahwa jajaran TNI, Polri, Babinsa, Babinkamtibmas bila dipelukan dapat melakukan imbauan door to door untuk menertibkan masyarakar agar taat aturan.

“Kalau sudah sadar pasti menjaga supaya tak tertular. Kita semua pasti tahu penularan Covid-19 itu sangat rentan. Hanya melalui droplet atau percikan cairan dari penderita seperti bersin dan batuk saja, sudah berpotensi untuk menularkan virus. Artinya, masyarakat juga harus ikut aktif berpartisipasi melawan ini,” kata Pangdam.

Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung menyampaikan bawa nanti hari Selasa, kita lanjutkan penyemprotan ke kampung-kampung secara masif bersama Forkopimda untuk memutus sebaran Covid-19,” kata bupati, bahkan kegiatan ini dilakukan secara serentak se Indonesia,” singkatnya.  (wo)