
Malang, Sekilasmedia.com – Suryadi Anggota Dewan Malang Kota mendapat tugas khusus dari Bapak Rektor IBU Malang untuk berperan aktif dan berpartisipasi dan turun gunung langsung untuk bertindak dan melakukan hal-hal yang bisa dilakukan dalam melawan covid-19 yang salah satunya adalah membagi-bagikan Hand Sanitizer yang merupakan produksi langsung dari mahasiswa IBU Jurusa Biologi.
Adapun hal dan upaya yang dilakukan adalah pembagian hand sanitizer secara gratis, memberikan satu edukasi penting terhadap gerakan pola hidup bersi dan sehat (PHBS).
Suryadi Alumni IBU Malang mengatakan saat ini hand sanitizer keberadaannya sudah mulai langka akibat maraknya covid-19, untuk itu dirinya memang mendorong terhadap Perguruan Tinggi IBU Malang untuk memberikan sumbangsih penting dalam menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah menjalankan pengabdiannya terhadap masyarakat dalam mengatasi masalah covid-19, bahkan bisa menjadi relawan disebuah kegiatan sosial dikala masyarakat membutuhkan ujar yang saat ini duduk di DPRD Kota Malang ini.
Secara terpisah Rektor IBU Malang saat di hubungi menjelaskan dalam kepedulian melawan covid-19 ini bahwa kegiatan produksi hand sanitizer itu dilakukan di Laboratorium Biologi IBU Malang, kegiatan ini juga salah satu bentuk bakti peduli IBU untuk negara ini dan saya sudah perintahkan untuk dibagi-bagikan secara gratis terhadap warga Malang Raya terutama bagi warga yang amat sangat membutuhkannya, utamanya juga kepada Alumni- alumni IBU Malang yang sudah tersebar diberbagai wilayah untuk ikut serta dan peduli terhadap persoalan-persoalan yang saat ini terjadi, ungkap pria yang akrab disapa Pak Nurcholis ini.
Respont masyarakat sangat luar biasa dan merasa terbantu sekali ketika kami memberikan hand sanitizer ini dipermukiman warga, bahkan ucapan terima kasih banyak mengalir deras yang disampaikan saat kami bagi-bagi.
“Saya tentu sebagai Anggota DPRD Komisi D di Kota Malang yang merupakan bagian dari mitra kerja jajaran samping dari Perguruan Tinggi di Kota Malang amat sangat mengharapkan adanya kepeduliannya dari Perguruan Tinggi dalam kehadirannya membantu masyarakat untuk memproduksi hand sanitizer yang nampak mulai langka dan masyarakat susah mencarinya, kalau di Perguruan Tinggi ini kan punya alat yang lengkap dan secara potensial amat sangat bisa untuk memproduksinya sendiri, sehingga nantinya masyarakat merasa terbantu bahkan kalau perlu adanya gerakan dari perguruan tinggi di Kota Malang ini bagi-bagi hand sanitizer secara gratis, karena masyarakat memang benar-benar sangat membutuhkan.
Buktinya Perguruan Tinggi IBU Malang ini bisa dan tentu Perguruan Tinggi yang lain jauh lebih bisa dan jauh lebih peduli tentunya, karena itu saya ucapkan terima kasih banyak dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rektor IBU Malang yang telah menjalankan dharma baktinya terhadap masyarakat, semoga terus bermanfaat untuk masyarakat dan amal perbuatannya ini diterima dan mendapat balasan yang setimpal ujarnya politisi muda Fraksi Golkar ini”. (FTI)






