Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19, Muspika Trawas dan Relawan Lakukan Pembatasan Masuk Wilayah Trawas

×

Cegah Penyebaran Covid-19, Muspika Trawas dan Relawan Lakukan Pembatasan Masuk Wilayah Trawas

Sebarkan artikel ini
Muspika Kec Trawas bersama jajaran dan relawan saat melakukan kegiatan Physical Distancing

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Guna mencegah penyebaran Virus Covid-19 (Corona), Sabtu (11/4/2020) Muspika Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto bersama Relawan dan berbagai unsur masyarakat telah melakukan kegiatan Physical Distancing dengan cara pembatasan penguna jalan yang mau menuju wilayah Trawas di seleksi.

Dari pantauan Sekilasmedia.com kegiatan pembatasan pengunjung menuju Trawas ini sudah dilakukan sejak Jum’at (10/4/2020). Direncanakan hingga 3 hari dalam sepekan dan secara berkelanjutan.

Kegiatan Physical Distancing, dengan melakukan pembatasan pengunjung menuju wilayah trawas ini, dipicu sebelumnya dari pihak Muspika telah melakukan patroli di warung-warung dipinggiran jalan menuju kawasan Trawas yakni sepanjang jalan Kemloko. Ternyata yang mampir diwarung tersebut banyak pengunjung dari Zona merah Covid-19 yaitu Kota Surabaya dan Sidoarjo,” ungkap Camat Trawas Agus Subyakto.

BACA JUGA :  Cegah Covid-19, Babinsa Bersama Kades Perning Sidak Pasar Rakyat

Sehingga lanjut Agus, Kami dari Unsur Muspika yang terdiri dari jajaran Kecamatan Trawas, Polsek Trawas, Koramil Trawas, Relawan SS, Linmas, Perhutani dan berbagi unsur masyarakat sangat peduli dalam kegiatan kali, guna mencegah penyebaran Virus Covid-19,” Ujarnya.

Masih kata Camat Trawas, kegiatan yang dilakukan hanyalah pembatasan pengunjung dan bukan penutupan sebab Kecamatan Trawas adalah merupakan kawasan Wisata, apabila pengendara dengan tujuan yang jelas, seperti pengiriman sembako maka diperbolehkan masuk, sedangkan anak-anak muda yang tujuannya hanya ingin nongkrong saja dan tidak jelas maka kita larang masuk diwilayah Trawas, “Jelasnya.

BACA JUGA :  Danramil Prajurit Kulon Dampingi Walikota Pantau Kawasan Physical Distancing

Agus juga menyampaikan kegiatan dengan cara pembatasan ini bakal dilanjutkan secara berkelanjutan, mengingat kawasan Trawas khususnya hari sabtu dan minggu pengunjungnya sangat bludak, justru ini yang sangat membahayakan, dikawatirkan diantara mereka ada yang terjangkit, dan Virus Covid-19 mudah tertular pada mereka yang suka berkerumunan,”pungkas Agus. (wo)