
Mojokerto, Sekilasmedia.com – Upaya preventif penyebaran Virus Corona (Covid-19) dilakukan tidak biasa oleh Pemerintah Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabpaten Mojokerto, Jumat (10/4).
Dengan menggunakan mobil pick upĀ yang dilengkapi dengan pengeras suara, tim bergerak melakukan sosialisasi keliling, memberi edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan Covid-19. Petugas yang terdiri dari perangkat desa, bidan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas itu keliling mengedukasi warga di lima dusun yang ada Desa Gunungsari.
Kepala Desa Gunungsari, Susanto mengatakan bahwa sejak pemerintah menetapkan status Darurat Corona, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan upaya pencegahan.
“Kami langsung bergerak cepat dengan menggandeng Bidan dan perawat desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Kades Susanto.

Tidak hanya memberikan edukasi, Pemdes juga melakukan upaya preventif lainnya, yaitu menyediakan tempat air, hand sanitizer, sabun di tempat umum seperti Masjid, Mushala, Gereja, Sekolah, dan lainnya. Selain itu juga membagikan cairan disinfektan per-RT untuk disemprotkan ke rumah warga seminggu dua kali, membagikan masker kepada warga, sampai membuat posko gugus tugas Covid-19 untuk pendataan warga yang masuk-keluar ke wilayah zona merah. Bahkan, Pemdes mewajibkan agar semua warga wajib memakai masker.
“Untuk memastikan upaya pencegahan berjalan maksimal, kami juga langsung turun ke lapangan dengan menggelar sosialisasi keliling menggunakan mobil pick up. Dengan sosialisasi keliling ini, kami bisa berdialog langsung dengan warga, sembari membagikan masker,” imbuhnya.
Sosialisasi keliling ini dilakukan seminggu sekali, guna memantau kondisi lingkungan di lima dusun yang ada di Gunungsari, yaitu Dusun Manyarsari, Gunungsari, Tetes, Sumberdadi, dan Sumbersari.
Pemdes Gunungsari juga memasang sejumlah banner di sudut-sudut kampung, dan gapura masuk sebagai larangan bagi pihak yang tidak berkepentingan agar tidak memasuki wilayah Desa Gunungsari. Bagi warga dari luar; khususnya dari luar Dawarblandong, memang sengaja diperketat sebagai tindakan preventif.
“Semua warga yang akan masuk akan di data. Semuanya diarahkan di posko gugus tugas Covid-19 Desa Gunungsari,” pungkasnya. (joe)





