
Banyuwangi, Sekilasmedia.com – Isu dugaan jual beli lapak atau los pasar yang ada di pasar Sambirejo Kecamatan Bangorejo menjadi tanda tanya besar.
Pasalnya lapak atau los itu diperuntukan untuk pedagang berjualan dagangannya dengan cara membayar ristribusi kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kabar beredar dugaan jual beli lapak atau los pasar yang dilakukan oleh kordinator pasar hingga jutaan rupiah.
Salah satu pedagang yang menempati Los atau lapak mengatakan, bahwa dirinya membeli tanahnya saja dan yang lain dibangun sendiri.
“Ya segini mas tanahnya, hampir sama semua ukurannya. Saya hanya beli tanahnya saja, untuk bangunan saya sendiri yang membangun,” beber pedagang yang tidak mau disebutkan.
Saat dikonfirmasi kebenaran dugaan jual beli lapak atau los pasar, kordinator pasar Sambirejo, Teguh mengatakan bahwa terkait hal itu, dia mengaku baru menjabat.
“Saya masih baru mas disini mulai bulan Februari kemarin, mungkin era sebelum saya,” bebernya, Rabu (8/4/2020).
“Saya di sini masih banyak PR mas yang harus di benahi bukan itu saja, kemarin saja ada pedagang yang lama tidak ditempati dan ditempati orang losnya. itu saja sudah rame kemarin,” tambahnya.
Terkait surat penempatan yang baru memang belum keluar karena ditakutkan ada yang komplin lagi.
“Memang dulu itu hanya tanah saja belum ada bangunan jadi kita tunggu dulu mas kalau terkait surat penempatan pedagang, sampean kan tau sendiri bagaimana orang yang ada dipasar to mas,” tutupnya. (agus)





