
Surabaya, Sekilasmedia.com -Berbarengan dengan Hari Buruh (MayDay), DPD LIRA Surabaya melakukan aksi solidaritas di Bulan Ramadhan tahun ini, Jumat (1/5/2020) sore.
LIRA Surabaya melakukan Gerakan Opini Building untuk mengajak masyarakat ggar tidak melakukan mudik lebaran di saat wabah Corona yang masih melanda.
Di sela-sela kegiatannya Moch. Hasan sebagai Ketua Pelaksana Giat Sambut Ramadhan mengatakan, LIRA Surabaya turut terpanggil dan berperan aktif untuk ikut memutus rantai penyebaran Covid 19 semenjak kejadian wabah Corona.
“Kami bersama anggota LIRA Surabaya yg dibawah Komando Walikota LIRA Surabaya sore ini membagikan bingkisan berupa Takjil buka Puasa dan juga masker serta hand sanitizer kepada masyarakat khususnya Kota Surabaya serta melakukan seruan imbauan bersama- sama agar tidak melakukan mudik secara sengaja atau yang secara sembunyi-sembunyi di ahkir bulan Ramadhan tahun ini.
Menurut Hasan, apabila terjadi arus mudik ke berbagai daerah lainnya, sudah bisa dipastikan wabah corona semakin meluas dan kondisi semakin kacau. Poin penting inilah yang diserukan oleh LIRA Surabaya untuk menjadi opini agar jogo Suroboyo.
Sementara itu Assraf sapaan akrabnya selaku Walikota LIRA Surabaya menambahkan bahwa situasi sekarang ini Kota Surabaya sedang dalam RedZona (zona merah).
“Maka mau tidak mau kita semua harus turut andil dalam rangka memutuskan wabah Corona, dan sengaja kami memilih Tagar #Lawan Covid dengan #Stop Mudik agar semua masyarakat mengikuti imbauan penting ini,” ujarnya.
Tujuannya, agar wabah covid-19 ini cepet selesai dan situasi kota Surabaya dan sekitarnya kembali cepat berangsur-angsur normal. Caranya, minimal diam di rumah dahulu apabila tidak kepentingan yang mendesak .
“Ini sesuai komitmen kami LIRA Surabaya untuk turut Jogo Suroboyo,” pungkasnya.





