Daerah

Santuni Puluhan Anak Yatim, Bupati Sergai Akui Usia 4 Sudah Ditinggal Ayah

×

Santuni Puluhan Anak Yatim, Bupati Sergai Akui Usia 4 Sudah Ditinggal Ayah

Sebarkan artikel ini

 

 

Bupati Serdang Bedagai Soekirman menyerahkan santunan kepada anak yatim di mesjid Taqwa Muhammadiyah Sei Rampah, Jumat (8/5/2020).

SERDANG BEDAGAI, Sekilasmedia.com – Terdampak pandemi wabah Coronavirus Disease (Covid-19) Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Soekirman memberikan santunan terhadap puluhan anak yatim piatu yang dilaksanakan di mesjid Taqwa Muhammadiyah Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat (8/5/2020).

Dihadapan puluhan anak yatim Bupati Serdang Bedagai Soekirman mengakui dirinya tersentuh saat beradaban langsung dengan anak yatim karena dirinya sudah anak yatim saat berusia 4 tahun. Ibunya harus berjuang untuk membesarkan anak-anaknya yang masih kecil.

BACA JUGA :  First Landing Bandara Internasional Dhoho Diawali Citilink, Mas Dhito : Maskapai Lain Jangan Sampai Menyesal

“Saya juga seperti kalian, sejak usia 4 tahun sudah ditinggal ayah,” katanya.

Menurutnya, kesedihan mengetahui sebagai anak yatim saat masuk sekolah dimana semua anak didampingi orangtuanya, sementara seorang anak yatim akan merasakan sedih tak kala mengetahui salahsatu orangtuanya sudah tidak ada.

“Seorang anak yatim akan merasakan sedih yang mendalam saat masuk sekolah,” ucap Soekirman.

BACA JUGA :  Ratusan Masyarakat Penari Godril Warnai Acara Car Free Day di Lumajang

Ia sangat mendukung program gerakan amal Sholeh cabang Muhammadiyah Sei Rampah dalam membantu anak yatim dan orang kurang mampu terutama terdampak pandemi Covid-19.

“Dampak pandemi Covid-19 kita harus berbagi terhadap warga kurang mampu dan anak yatim,” ungkapnya.

Bupati berharap, anak yatim agar ditanamkan akhlak dan iman sehingga kelak mereka nantinya akan menjadi orang yang berguna dan dapat mengabdi bagi bangsa dan negara.

“Kita harus menanamkan ilmu agama, akhlak dan iman agar kelak anak-anak yatim nantinya dapat mengabdi bagi bangsa dan negara,” bilang Soekirman.(mad)