Daerah

Ambulans Bawa Kambing, Kades di Lumajang Langsung Diperiksa Inspektorat

×

Ambulans Bawa Kambing, Kades di Lumajang Langsung Diperiksa Inspektorat

Sebarkan artikel ini

 

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Kades Sukorejo Kecamatan Kunir, Lumajang diperiksa inspektorat gegara Ambulanns yang sempat viral di Media Sosial (Medsos) beberapa hari lalu, dimana yang seharusnya mobil untuk membawa orang sakit, malah di buat memuat kambing, Senin (29/6/2020).

Sismi Wahidah Kades Sukorejo Kecamatan Kunir hadir di Inspektorat Lumajang guna dimintai keterangan perihal kejadian tersebut, kades di periksa inspektorat sekitar 3 jam.

A’an yang merupakan inspektur 1, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon ia mengatakan masih dalam proses pemeriksaan. “Masih riksa mas,” terangnya singkat.

“Bu Kades dan sopir sudah kami lakukan pemeriksaan, keduanya sudah satu kata artinya keterangannya sudah bersesuaian, tidak bertentangan, semua itu keinginan si sopir tanpa ada pemberitahuan atau meminta ijin kepada bu inggi ,” Ujar Aan.

BACA JUGA :  APDESI Muba Temui Bupati Toha Bahas Kesejahteraan hingga Infrastruktur Desa

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML, pada awak media menegaskan, bahwa kasus ambulans yang dipakai untuk mengangkut kambing merupakan pelanganggaran berat.

“Ya tentu itu pelanggaran berat ya dan kami sedang melakukan pemeriksaan di inspektorat tentang semua yang berkaitan dengan siapapun yang menyalah gunakan ambulans itu untuk ngangkut kambing tentu tidak etis, tidak pantas,” tegas Bupati.

Dijelaskan, pemkab memberikan fasilitas ambulance setiap desa di kabupaten Lumajang untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Nah, sekarang sedang di usut siapa yang mengeluarkan izin, siapa yang memberi izin, siapa yang memberikan kuncinya. Siapa yang nyetir, siapa yang mengangkut kambing itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ciptakan Generasi Unggul, Ning Ita Membuka Majapahit Brass Symphony Drum and Marching Competition IX Wali Kota Cup 2020

Menurut Bupati, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan inspektorat terkait sanksi yang akan diberikan. Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu juga mengaku tidak nyaman mendengar informasi tersebut.

“Tentu nanti akan ada hasilnya, kita menunggu hasil dari inspektorat terkait dengan rekomendasi sanksi, pasti nanti akan keluar. Saya sebenarnya sangat tidak nyaman kalau ada informasi terkait pelanggaran-pelanggaran, Karena itu yang ada di Desa Sukorejo Kecamatan Kunir Lumajang ini, seluruh perangkat desanya akan kita periksa,” pungkas Cak Thoriq. (Maria)