Daerah

Bupati Blitar Launching Pesantren Tangguh Semeru Di Ponpes Roudlotul Hanan

×

Bupati Blitar Launching Pesantren Tangguh Semeru Di Ponpes Roudlotul Hanan

Sebarkan artikel ini

 

Blitar, Sekilasmedia.com – Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. resmi meluncurkan Pesantren Tangguh Semeru di Pondok Pesantren (ponpes) Roudlotul Hanan, Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Selasa (09/06/2020).

Hadir pada acara ini Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Mujib, Kapolres Blitar AKBP Fanani dan Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto beserta jajarannya, kepala badan dan OPD terkait serta segenap pimpinan dan pengurus Ponpes Roudlotul Hanan.

Bupati Rijanto menjelaskan, diberlakukannya masa new normal sekarang ini ditengah berlangsungnya pandemi, maka seluruh sektor dalam kehidupan harus kembali dioptimalkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Opening Ceremony Pornas Korpri ke-XVII Ketum Korpri Dan Gubernur Sumsel Serukan Atlet Jaga Sportifitas

Selain sektor ekonomi, pariwisata, pertanian dan pangan, Bupati Rijanto menyebut bidang pendidikan di dalam ponpes sudah mulai saatnya untuk difungsikan kembali seperti sebelum berlaku masa darurat Covid-19. Hal itu diperlukan, supaya para santri bisa lebih leluasa dalam berkreasi mengembangkan potensi diri.

“Tentunya kita sepakat jangan tenggelam pada kondisi-kondisi yang kita khawatirkan. Kita harus menata kedepan menghadapi situasi yang baik, tentunya Gubernur dan Presiden sudah menyampaikan kita harus siap menghadapi new normal di segala bidang termasuk bidang agama,” katanya.

BACA JUGA :  Rapat Kordinasi DPRD Bersama Disperindag, Membahas Soal Revitalisasi Pasar Kedungmaling.

Ia tidak menginginkan kondisi ponpes seperti saat ini dimana santri-santri banyak yang belum masuk ke ponpes akibat masa darurat Covid-19. Dikhawatirkan, jika kondisi itu berlarut-larut bisa menimbulkan pengaruh negatif terhadap kegiatan belajar mengajar di ponpes.

Selain membangun kampung tangguh bencana Covid-19, Bupati Rijanto juga menilai pendirian Pesantren Tanggug Semeru ini merupakan langkah yang maju di masa new normal. Sebab, upaya untuk membangun kembali kekuatan pangan ekonomi, sosial, dan budaya menjadi lebih baik. (Kmf/ddg)