Pariwara

Mengintip Komunitas Pecinta Burung Puter Pelung di Probolinggo, Suara Unik Bak Serigala

×

Mengintip Komunitas Pecinta Burung Puter Pelung di Probolinggo, Suara Unik Bak Serigala

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com –
Bagai kemarau panjang melanda tersiram hujan sehari, para pecinta burung Puter Pelung di Probolinggo, mendeklarasikan dirinya menjadi sebuah komunitas yang diberi nama komunitas puter pelung “Bromo” Probolinggo bersatu.

Para pecinta burung pelung ini sudah lama menginginkan adanya wadah bagi mereka untuk menyalurkan hobby dalam merawat dan mendengarkan keindahan dan keunikan suara burung Puter Pelung yang mengeluarkan suara unik seperti suara Srigala, Orang menangis dan masih banyak lagi variasi suara unik yang dikeluarkannya,
Minggu (21/6/2020).

Diawali rapat para calon pengurus dan penyampean Visi dan Misi yang diinginkan oleh para anggota serta pencalonan pejabat struktur organisasi maka dengan kebulatan tekad terpilihlah saudara Andika dan Saudara Didik sebagai ketua 1 dan 2 pada periode pertama ini, yang diselenggarakan disekertariat Bromo Bersatu di Perumahan Arum Permai Kota Probolinggo.

BACA JUGA :  Kepala SMKN 1 Dlanggu Mengucapkan " Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H"

Selanjutnya akan dibuat AD/ART Organisasi dan pemenuhan pengurus pada Struktur Organisasi.
Saat awak media berkesempatan berbincang dengan Andhika Ketua 1 mengatakan Komunitas ini bisa terbentuk karena keinginan yang sama dari pecinta Burung Puter Pelung yang ada di Probolinggo Raya untuk memiliki wadah dan bisa menaungi hobby kita bersama, ucap Andhika.

BACA JUGA :  Segenap Pimpinan & Staff Kasi Haji Kemenag Sidoarjo Mengucapkan, " Dirgahayu Republik Indonesia ke-80"

Senada dengan Andika, Sumartono sebagai Penasehat Komunitas Puter Pelung Probolinggo, “Bromo Bersatu” mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, keinginan para pecinta Puter Pelung Probolinggo untuk memiliki wadah yang bisa menaungi hobby mereka bisa terwujud. Sumartono yang juga anggota aktif Kodim 0820/Probolinggo ini mengingatkan kepada anggota komunitas untuk tetap konsensus dengan semboyan yang mereka buat bersama “Satu Wadah ojo Sampai Pecah” dengan tekad dari masing-masing anggota untuk mempertahankan wadah tersebut, niscaya komunitas ini akan kuat dan berkembang serta mencapai prestasi yang maksimal pada saatnya nanti, pungkasya mengakhiri perbincangannya dengan awak media.
(Rul)