Daerah

Tak Ada Lagi Kasus Covid-19, Sebelas Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Masuk Zona Hijau

×

Tak Ada Lagi Kasus Covid-19, Sebelas Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Masuk Zona Hijau

Sebarkan artikel ini

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat sebanyak 11 (sebelas) kecamatan yang masuk zona hijau.

Sebelas Kecamatan berstatus zona hijau karena di kecamatan tersebut sudah tidak ada lagi penambahan kasus atau sudah selesai kasusnya terkait Virus Covid-19.

Sebelas kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Lumbang, Sumber, Kuripan, Bantaran, Tongas, Tegalsiwalan, Tiris, Krucil, Gading, Pakuniran dan Besuk. Hingga saat ini hanya ada 2 kecamatan yang belum pernah ada kasus positif COVID-19. Yakni Kecamatan Lumbang dan Bantaran.

Sementara itu kecamatan yang masuk zona orange karena masih ada kasus PDP yang masih diawasi adalah Kecamatan Pajarakan. Kemudian, kecamatan yang masuk zona kuning karena masih ada kasus ODP ada 4 (empat) kecamatan. Yakni, Kecamatan Sumberasih, Gending, Kraksaan dan Kotaanyar.

BACA JUGA :  Danrem 082/CPYJ Dampingi Kunjungan Kerja Menko Kemaritiman dan Investasi

Kecamatan yang masih masuk zona merah sebanyak 8 (delapan) kecamatan. Sehari sebelumnya ada 7 (tujuh) kecamatan yang masuk zona merah. Untuk Kecamatan Kraksaan berubah menjadi zona kuning karena sudah tidak ada kasus positif COVID-19 dan PDP di daerah tersebut.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan terdapat 2 (dua) kecamatan baru yang masuk zona merah adalah Kecamatan Leces dan Sukapura.

“Kedua kecamatan ini masuk zona merah karena ada warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebagai orang ke-123 dan 124,” kata dr. Anang

dr. Anang menambahkan Selain Kecamatan Leces dan Sukapura, ada 6 (enam) kecamatan lain yang masuk zona merah diantaranya Kecamatan Wonomerto, Dringu, Banyuanyar, Maron, Krejengan dan Paiton.

BACA JUGA :  Antisipasi Penyebaran Covid-19, Forkopimda Jatim Siapkan Antigen Massal di Bangkalan

“Memang maping yang kita lakukan berdasarkan data harian. Memang sangat memungkinkan apabila tiba-tiba ada kasus baru, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) baru atau ODP (Orang Dalam Pemantauan) baru itu akan memungkinkan untuk terjadi perubahan,” jelasnya.

Anang tidak mempersalahkan dengan adanya kecamatan hijau yang berubah menjadi merah. Sebab dengan masyarakat tahu maping itu dan meskipun itu temporer itu akan menjadi kewaspadaan dari masyarakat untuk hati-hati, terus menjaga protokol kesehatan dan saling mengingatkan.

“Terkait ijin-ijin yang sudah dikeluarkan oleh Gugus Tugas, nanti akan kita evaluasi lagi. Karena hal itu sudah tercantum dalam Surat Edaran Bupati Probolinggo dengan jelas. Pada daerah-daerah tertentu akan ditunda terlebih dahulu,” pungkasnya. (Septyan)