Warga Terdampak Covid Bersyukur Dapat BLT DD Dari Pemdes Pandu

×

Warga Terdampak Covid Bersyukur Dapat BLT DD Dari Pemdes Pandu

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com –  Pandemi covid-19 yang melanda negeri ini selama hampir 3 bulan, dirasakan dampaknya oleh segala lapisan masyarakat. Baik dari sisi kesehatan maupun sisi ekonomi terkait pemenuhan kebutuhan hidup.

Maka pemerintah meluncurkan stimulus anggaran guna  percepatan penanganan covid. Khusus kerugian di sisi ekonomi di desa, Pemerintah membuat aturan agar Dana Desa bisa  digunakan untuk penanganan dampak pandemi covid. Salah satunya dengan peluncuran bantuan langsung tunai dana desa dari Kemendes bagi masyarakat miskin yang terdampak covid.

Seperti di Desa Pandu Kecamatan Cerme, kegiatan penyaluran  BLT dana desa bertempat di Kantor Desa Pandu dilakukan pemerintah desa, dibantu pihak kecamatan Cerme dan Bank Jatim pada Rabu (10/6/2020).

BACA JUGA :  Ultah Slank Ke 37 Tahun di Tengah Pandemi Hadirkan Kades Miliarder Sekapuk

Kepala Desa Pandu Gunawan menyebutkan warga desa Pandu yang diusulkan dari tingkat RT kemudian dimusdeskan. Nah, hasil musyawarah desa terverifikasi sebanyak 88 kepala keluarga (KK) kemudian diajukan  ke Dinas PMD dan  Bank Jatim.

” Hasil musdes tersebut merunut 3 dari 14 kriteria yang wajib mendapat BLT DD. Yakni warga miskin atau rentan miskin, terkena PHK dan memiliki penyakit menahun atau kronis. Dan pasti sudah tepat sasaran,” terang dia.

BACA JUGA :  Menjelang HUT Ke 24,BPKAD Lakukan Latihan Senam BMW

Adapun, besaran bantuan BLT DD yang disalurkan sebesar Rp. 600 ribu per KK per bulan selama 3 bulan kepada 88 KK. Jadi, kata Gunawan berharap bantuan ini  bisa dipergunakan sesuai kebutuhan selama masa pandemi covid.

Terkait BLT DD yang diterimakan, salah satu warga dusun Gatul desa Pandu mbah Tiana (74) merasa senang.

“Agar bantuan ini bisa berlanjut. Meski berapapun nominalnya sangat menolong warga tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan hidup.”

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pemerintah ini. Terutama pemerintah desa  Pandu yang peduli pada warga seperti kami,” imbuh mbah Tiana. (rud)