POLISIKU

Bersama Forkopimda Gresik, Wakapolda Jatim Bagikan Masker dan Sembako untuk Pengemudi Ojek

×

Bersama Forkopimda Gresik, Wakapolda Jatim Bagikan Masker dan Sembako untuk Pengemudi Ojek

Sebarkan artikel ini
Wakapolda Jatim saat memberikan bantuan kepada pengemudi ojek di Kabupaten Gresik, Sabtu (04/07/2020).

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Polda Jatim kembali menggelar bakti sosial dengan membagikan sembako dan masker. Kali ini giliran wilayah Gresik yang menjadi sasaran.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo bersama Forkopimda Kabupaten Gresik membagikan masker dan sembako kepada pengemudi ojek olnine dan konvensional bertempat di Alun Alun Gresik, Sabtu (04/07/2020) pagi, pukul 09.00 WIB.

Kegiatan pembagian masker dan sembako tersebut dalam rangka Hari Bhayangkara ke 74, bertujuan mendisiplinkan masyarakat dalam melakukan protokol kesehatan di semua kegiatan sosial yang dilakukan serta membantu meringankan dampak sosial akibat pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  Pondok Pesantren Darul Amanah Dicanangkan Kapolres Kendal Sebagai Ponpes Siaga Candi Covid-19

Kabupaten Gresik merupakan urutan ke tiga besar angka penyebaran Covid 19 Propinsi Jawa Timur setelah wilayah Surabaya dan wilayah Sidoarjo.

Selain itu, Wakapolda Jatim bersama Forkopimda Kabupaten Gresik melaunching pengemudi ojek tangguh, baik ojek online maupun ojek konvensional.

Dengan pemberian masker dan partisi pembatas tersebut diharapkan pengemudi ojek atau paguyuban ojek bisa tangguh atau terhindar terhadap covid-19 serta tangguh terhadap dampak sosial yang ditimbulkan.

BACA JUGA :  SATLANTAS POLRES PROBOLINGGO GENCARKAN OPRASI CIPTA KONDISI UNTUK MENEKAN ANGKA LAKA

Dalam giat tersebut, sebanyak 150 paket sembako, 500 masker, dan 75 partisi pembatas diabagikan kepada pengemudi ojek dan masyarakat setempat.

” Selain doa dalam menghadapi covid-19, yang pertama adalah kejujuran (saat sakit bilang sakit), yang kedua adalah disiplin menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan secara mandiri, yang ketiga adalah jaga jarak minimal 1 meter,” ujar Wakapolda.

” Kampung tangguh dengan segala transformasinya dibentuk dan diharapkan masyarakat bisa guyup serta berpartisipasi untuk membuat dirinya menjadi tangguh seperti tangguh dalam kesehatan , tangguh dalam pangan dan tangguh menjaga keamanan lingkungannya,” pungkasnya.