Daerah

Sosialisasi BDR di Himpaudi Larangan, Begini Tanggapan Diknas Pamekasan

×

Sosialisasi BDR di Himpaudi Larangan, Begini Tanggapan Diknas Pamekasan

Sebarkan artikel ini

 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan saat memberikan sambutan.

Pamekasan, Sekilasmedia.com – Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa sosialisasi belajar dari rumah tetap harus dilakukan oleh Sekolah, supaya mereka tidak kemudian justru tetap bermain di luar rumah dalam mewabahnya Virus Corona.

Selaras dengan hal tersebut HIMPAUDI (Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan laksanakan kegiatan Sosialisasi BDR (Belajar Dari Rumah) kepada seluruh Kepala PAUD se kecamatan larangan, Rabu (15/07/2020).

BACA JUGA :  Raperda Perubahan APBD TA 2023 Resmi Disahkan, Gubernur Khofifah: Ikhtiar Bersama Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Masyarakat

Dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai himbauan satgas Covid-19 Kab. Pamekasan acara sosialisasi BDR tersebut berjalan lancar dan kondusif dengan dihadiri seluruh Kepala PAUD di Kecamatan Larangan.

Moh. Siri, SE. Ketua Himpaudi Kecamatan Larangan mengatakan bahwa Sosialisasi ini adalah bentuk tindak lanjut dari harapan Presiden dan Mendikbud agar belajar pembelajaran jangan sampai berhenti meskipun dari rumah.

“Sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada guru-guru yang selama pandemi ini masih mengalami kesulitan dalam menerapkan belajar dari rumah atau Daring (Dalam Jaringan) agar pembelajaran tetap berjalan dengan efektif dan menyenangkan.” Terangnya kepada awak media setelah acara selesai.

BACA JUGA :  Anggota Komisi B Ini Optimalkan Tanaman Pangan Alternatif Pengganti Beras

Turut hadir dalam acara tersebut Akhmad Zaini, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan. Dirinya mengatakan bahwa Sosialisasi seperti ini sangat diperlukan dan sesuai dengan SKB 4 Menteri.

“Kita ini harus mengikuti SKB 4 Menteri, bahwa zona kuning, oren dan merah masih harus menggunakan sistem daring atau Online, jadi kita di Pamekasan ini masih belum mendapatkan ijin untuk melaksanakan tatap muka langsung di kelas, untuk lebih efektifnya sosialisasi seperti ini sangat tepat saya pikir untuk saat ini, tapi ingat harus tetap patuhi protokol kesehatan.” Jelas Kadis bersahaja tersebut.

(Bejo)