Ketua PWNU Jatim Minta Bila Pasangam NIAT Terpilih  Pimpin Gresik, Kuatkan Aswaja

×

Ketua PWNU Jatim Minta Bila Pasangam NIAT Terpilih  Pimpin Gresik, Kuatkan Aswaja

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com- Kegiatan silaturrahim dan pemantapan ke-NU-an atau ke Aswaja-an  oleh KH. Marzuqi Mustamar bersama  pasangan  calon bupati dan wakil bupati Fandi Akhmad Yani -Aminatun Habibah (NIAT)  dalam forum para kyai, ulama dan alumni pesantren se kabupaten Gresik bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Qomaruddin pada Sabtu (8/8/2020).

Acara ini, dihadiri KH. Marzuki Mustamar selaku Ketua PWNU Jawa Timur, para kyai sepuh beberapa diantaranya seperti, KH. Robach Ma’sum, KH. Mahfud Ma’sum, Romo Kyai KH. Muktar Jamil,  perwakilan partai pengusung pasangan NIAT (PDIP, PPP, PAN, Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Nasdem), Banom NU, ulama dan alumni Ponpes se kabupaten Gresik.

Pada acara yang bertajuk silaturrahim dan pemantapan ke-NU-an atau ke-Aswaja-an ini, Ketua PWNU Jatim KH. Marzuqi Mustamar saat memberikan sambutan turut mendoakan pasangan Gus Yani-Ning Min supaya sehat wal afiat, panjang umur, barokah dunia akhirat  dan selamat dunia akhirat.

” Kalau memang ini yang terbaik buat warga Gresik, semoga Allah SWT men takdirkan bisa memimpin Gresik. Tapi sebaliknya bukan yang terbaik buat warga Gresik tidak jadi tidak apa-apa. Demi selamatnya warga Gresik,” tegasnya.

Kembali, Ketua PWNU Jatim ini mengingatkan kepada warga Nahdliyin terkait ke-NU-an dan Aswaja bahwa menjaga ahlusunnah wal jamaah hukumnya wajib menurut Qur’an Sunnah. Mengapa wajib ? Karena ada perintah- perintah Quran Sunnah dan itu sangat prinsip. Yang itu di langgar. Diterjang oleh golongan diluar ahlusunnah wal jamaah.

BACA JUGA :  Relawan Pemuda Mojokerto, Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti Gelar Bukber Di Bangsal.

Ada banyak perintah quran sunnah begitu anda keluar ahlusunnah wal jamaah maka anda dipastikan melanggar perintah itu.

Menurut imam besar Safi’i, KH. Marzuqi Mustamar mengutip bahwa ahlul bait di terima dan sahabat di terima. Prinsip menerima sahabat dan ahlul bait itu berarti menerima hadist.

Kembali terkait menjelang pemilukada Gresik tahun 2020 ini, PWNU Jatim berpesan agar dalam pemilu atau pilkada manapun harus menguatkan ahlusunnah wal jamaah.

Apabila menang masjid-masjid di institusi atau di kantor-kantor,  ketakmiran  ahlul sunnah wal jamaah. Anda mendukung fulan-fulan kemudian mendukung golongan lain malah berdosa. Ujung-ujungnya saat berkuasa malah melemahkan ahlusunnah wal jamaah.

” Sebelum bupati tanda tangan, masjid di kampung dikelola oleh ahlusunnah wal jamaah. Apapun penguatan Islam ahlusunnah wal jamaah. Andaikata menjadi bupati maka sekda, kadispendik, kadinkes dan kadis PUTR harus orang NU,”pintanya.
Setelah acara selesai KH. Marzuqi Mustamar kepada awak media menyatakan untuk mana yang benar-benar maslahat di Nu ada Istikharah. Selain para kyai musyawarah juga dilakukan Istikharah.  Saat pemilukada, jangan sampai adanya black campain atau mengkafir kafir calon lainnya,pesannya.

Mewakili para kyai sepuh,  Romo Kyai Muktar Jamil dalam sambutannya menerangkan  perlunya membulatkan tekad untuk  mengajukan calon sendiri. Yakni Gus Yani dan Ibu Min yang di gadang- gadang para masya yekh serta  para sesepuh kyai di kabupaten Gresik.

BACA JUGA :  Calon Kades Incumbent Desa Purwoharjo, Difitnah Politik Hitam

” Mari kita membulatkan tekad agar pasangan Gus Yani dan Ibu Min diridloi menjadi Bupati dan Wakil Bupati.  Menjadikan Gresik lebih baik,” pesan Romo Kyai Muktar Jamil semangat.

Saya yakin, kata Romo Kyai Muktar Jamil melanjutkan kalau kepilih.  Aspirasi para kyai, sesepuh dan Nahdlatul Ulama (NU)  bisa diwujudkan dan  mengembalikan marwah kabupaten Gresik seperti sejak zaman Mbah Ainul Yakin (Sunan Giri) sampai bupati pertama Gresik. Semua membulatkan tekad mendukung pasangan NIAT .

Kepada para awak media setelah selesai acara, Gus Yani yang didampingi Ning Min mengatakan alhamdulillah baru saja selesai acara pemantapan ke-NU-an dan ke-Aswaja-an dari KH. Marzuqi Mustamar.

” Tentunya banyak wejangan ke-NU-an dan Aswaja buat pasangam kami berdua. Dan juga diiringi doa seluruh para kyai yang ada di kabupaten Gresik dan alumni santri dari pesantren se kabupaten Gresik. Mudah-mudahan perjuangan perubahan menuju Greaik baru ini dimudahkan dan diridloi oleh Allah SWT,” ucapnya.

Harapan yang besar dari guru dan kyai kita di ijabahi dan komitmen. Tentunya punya kewajiban yang sangat besar. Prioritas jamiiyah Nahdlatul Ulama bagian dari perjuangan kami.

” Tiga dasar pokok prioritas yaitu pendidikan, kesehatan dan insfrastruktur. Mudah-mudahan ini menjadi prioritas kami. Tentunya, 3 komponen ini bisa dirasakan masyarakat  jamiiyah NU. Sedangkan target  raupan suara  dari pemilih NU sebanyak-banyaknya. Ditambah dukungan total dari Ponpes Qomaruddin,” pungkas Gus Yani. (rud)