
Gresik, Sekilasmedia.com – Acara sedekah bumi dusun Pandu Desa Pandu kecamatan Cerme pada Minggu malam (27/9/2020), dihadiri Camat Cerme, Kapolsek dan Danramil Cerme serta BPD Desa Pandu , Kepala Desa Pandu beserta perangkat desa dan masyarakat desa. Berlangsung lancar dan patuhi protokol kesehatan.
Meski begitu, Camat Cerme Suryono didampingi Kapolsek serta Danramil Cerme tetap menghimbau kepada pihak panitia acara dan masyarakat yang hadir pada acara hiburan kesenian tradisional ludruk Karya budaya untuk tak lupa mematuhi protokol kesehatan covid-19.
” Agar acara ini bisa terlaksana dengan lancar maka semua yang hadir wajib mengenakan masker dan menjaga jarak. Kami khawatir terjadi cluster baru dari masyarakat yang hadir, ” kata Suryono.
Namun sebelumnya Camat Cerme juga mengapresiasi warga yang ikut arak-arakan tumpeng di dusun Pandu tersebut,” Saya sangat salut atas kesadaran warga dusun Pandu mematuhi protokol kesehatan pada acara siang tadi dan ini harus tetap dijaga”.
Selain sosialisasi penerapan protokol kesehatan dan bahaya covid 19 bagi kesehatan masyarakat, Suyono juga mengatakan sesuai aturan yang ada
(Perbup No. 22 Tahun 2020 dan Pergub No. 6 Tahun 2020) maka 3 pilar melakukan operasi yustisi protokol kesehatan.
” Bagi pelanggar akan dikenai sanksi sosial maupun sanksi denda sebesar Rp. 150 ribu,” tegasnya.
Kapolsek Cerme AKP Nur Amin juga turut mengedukasi warga terkait pentingnya menggunakan masker.
” Masker di sini sebagai pelindung diri dari penularan virus corona selain jaga jarak dan selalu cuci tangan dengan air mengalir atau handsanitizer,” ungkapnya.
Ikuti anjuran pemerintah menggunakan masker kepada pihak panitia dan masyarakat yang menonton cara kesenian ludruk karya budaya, pinta Kapolsek Cerme.
Ungkapan Kaplosek Cerme diamini juga oleh Danramil Cerme Kapten Infanteri Darkum dan disampaikan bahwa penerapan protokol kesehatan sesuai dengan Perbup No. 22 Tahun 2020. Dibutuhkan kesadaran dan disiplin masyarakat desa Pandu penerapan protokol kesehatan agar desa Pandu ke depan bisa terbebas dari covid.
Kemudian Muspika membuka acara sedekah bumi hiburan ludruk Larya Budaya dusun Pandu Desa Pandu
Sementara itu, Kepala Desa Pandu Gunawan mengatakan acara sedekah bumi sebagai wujud rasa syukur atas nikmat rejeki, kesehatan dan keselamatan yang diberikan Allah SWT kepada masyarakat dusun Pandu sekaligus pelestarian budaya setempat berupa arak-arakan tumpeng keliling dusun Pandu.
Ditambahkan Ketua Panitia Sedekah Bumi Dusun Pandu Desa Pandu Khoirul Anam mengatakan kegiatan sedekah bumi desa Pandu, dimulai selama 3.
” Hari pertama Istighotsah, hari kedua orkes elekton, dan ketiga atau terakhir, acara arakan tumpeng dilombakan dan malamnya hihuran ludruk karya Budaya,”jelas Sekdes Desa Pandu.
Tampak masyarakat dusun Pansu begitu antusias mengikuti acara tersebut dan tetap menerapkan protokol kesehatan.(rud)






