POLISIKU

Damri Akan Buka Trayek Baru tujuan Batu-Bromo Dan Batu-Wali Limo

×

Damri Akan Buka Trayek Baru tujuan Batu-Bromo Dan Batu-Wali Limo

Sebarkan artikel ini

 

Batu, Sekilasmedia.com – Peringati Hari Jadi ke-19 Kota Batu, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Perhubungan Darat, meluncurkan moda tranportasi bus wisata jurusan Batu – Bromo dan jurusan Batu – Wali limo Tuban, Pulang Pergi (PP) di Balaikota Among Tani Kota Batu, Sabtu (17/10).

Layanan tranportasi wisata itu nantinya akan diberlakukan tarif murah, hanya berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu, artinya penumpang hanya dikenakan tarif 30 persen hingga 50 persen dari harga normal Rp 175 ribu.

Sementara dalam sepekan ini untuk menyambut HUT kota Batu ke 19. Mulai 15 Oktober hingga 21 Oktober 2020, digratiskan untuk umum sebagai ajng promosi. Sementara rute Tuban Wali limo bus wisata tersebut melewati jalur Pantura, Surabaya Lamongan PP.

BACA JUGA :  Viral Aksi Ugal-ugalan, Sopir Bus Trans Jatim Ditilang Satlantas Polres Gresik

Direktur Angkutan Multimoda Direktorat Angkutan Darat Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani mengatakan peluncuran bus wisata ini dinilai lebih murah lebih nyaman dan lebih sehat. Karena melakukan protokol kesehatan, dengan kapasitas penumpangnya hanya 50 persen sekitar 12 penumpang.

“Kita launching ini dengan subsidi 70 persen, tarifnya sekitar 50 persen. Hadiah HUT kota Batu yang ke 19. Mungkin selama satu Minggu ini kita gratiskan,” terangnya.

Lebih lanjut Ahmad Yani mengatakan bahwa Jika nanti dalam hasil evaluasi selama dua pekan sampai tiga pekan kedepan hasilnya bagus, Kemenhub bisa memungkinkan akan dilakukan penambahan armada seta penambahan rute baru Batu – Bandara Juanda.

“Kami harap bentuk kerjasama ini bisa ditindak lanjuti Walikota Batu, dengan MoU membuka layanan tranportasi perkotaan.
Kami harap apa yang kami lakukan sekarang ini bisa bermanfaat untuk kota Batu dan kita semua,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tertibkan Parkir, Sat Lantas Polres Tanjungbalai Ajak Juru Parkir Kerja Sama

Menurutnya, Rutenya ini langsung ke tujuan wisata. Tujuannya adalah agar tranportasi yang digunakan, lebih murah lebih nyaman dan lebih sehat.

Ditempat yang sama menurut Imam Suryono selaku Kepala Dinas Perhubungan kota Batu mengatakan, jika peluncuran 2 bus ini nantinya akan ada penambahan menjadi tujuh bus. Untuk bus wisata itu transitnya berada di terminal kota Batu. Tentang teknis dan tarifnya adalah menjadi kewenangan Kemenhub.

“Ini diharapkan warga kota Batu dan masyarakat bisa menggunakan secara maksimal. Masyarakat kota Batu bisa wisata ke Bromo dan Wali limo dengan tarif murah,” kata Imam Suryono.

Meski mangkalnya di terminal kota Batu, hal ini lanjut dia, tidak mengganggu angkutan lain. Karena rutenya, wisata umum dan wisata religius.(BAS)