TENTARAKU

Dandim 0812 Lamongan Hadiri  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Polres Lamongan

×

Dandim 0812 Lamongan Hadiri  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Polres Lamongan

Sebarkan artikel ini

 

LAMONGAN, Sekilasmedia.com -Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono hadiri Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di gelar dipolres Lamongan dengan penceramah kondang, KH. Anwar Zahid asal Kanor asal Bojonegoro. Kegiatan religi ini juga disiarkan secara daring atau zoom meeting, Sabtu (31/10)

Maulid Nabi yang dipusatkan di Gedung Sasana Krida Jagratara ini mengusung tema “Dengan Keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW Kita Kuatkan Persaudaraan dan Kepedulian Guna Mewujudkan Kamtibmas Yang Kondusif”.

Tampak hadir juga Bupati Lamongan, Dandim 0812/Lamongan, dan Forkopimda Lamongan. Juga tampak Ketua Cabang Bhayangkari Lamongan, Ayu Harun serta Ketua Persit Cabang XXVII Kodim 0812/Lamongan, Tini Sidik Wiyono.

Acara diawali penyerahan santunan kepada anak yatim piatu oleh Kapolres Lamongan, AKBP Harun dilanjutkan pembacaan Ayat Kursi dan penampilan Hadrah Polwan Polres Lamongan.

BACA JUGA :  Hadir Di Tengah-Tengah Masyarakat Adalah Bentuk Kemanunggalan Babinsa Koramil 0814/07 Kabuh

Dalam sambutannya, kapolres mengucapkan syukur Alhamdulillah atas terlaksananya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan peringatan hari-hari besar nasional pada bulan Oktober ini, yaitu Hari Santri, Hari Sumpah Pemuda, dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Dengan semangat peringatan Hari Santri, Hari Sumpah Pemuda dapat memberikan manfaat bagi kita, keluarga, institusi dan bangsa Indonesia dengan tetap meneladani Rasulullah,” kata Harun.

Sementara itu, KH. Anwar Zahid menjelaskan tentang situasi serta kondisi yang sedang marak di media sosial, salah satunya terkait pernyataan dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Anwar Zahid mengimbau supaya ada upaya diplomatik, karena Islam adalah Rahmatan Lil Alamin, Rasulullah adalah sebagai rujukan bagi dunia, baik ucapan dan perbuatan.

BACA JUGA :  Prada Faisal Bantu Panen Mentimun

“Saat ini banyak yang meributkan masalah ibadah, tapi lupa melaksanakan ibadah. Urusan apapun sepatutnya mencontoh Rasulullah. Di medsos banyak sekali saling ejek, saling singgung, ujaran kebencian, ini adalah tugas dari kepolisian supaya tidak terjadi perpecahan antar anak bangsa,” jelasnya

Anwar Zahid juga membeberkan alasan mengapa harus mencontoh Rasulullah. Sebab, katanya, Nabi Muhammad itu manusia, tapi bukan umumnya manusia. Nabi Muhammad itu laksana berlian di antara berlian, manusia yang merasa sebagai manusia, manusia yang bisa mengerti manusia, manusia yang bisa memanusiakan manusia. Nabi Muhammad mampu bermain dalam intelektual Ketuhanan.

“Sebagai manusia tidak lepas dari salah dan lupa, hendaknya saling memaafkan, saling mengingatkan karena tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Rasulullah juga memberikan keteladanan untuk selalu menjaga kerukunan,” tutupnya. (*)