TENTARAKU

Api Membakar Hutan Jati Temuireng Mojokerto, 1,3 Hektare Lahan Terdampak

×

Api Membakar Hutan Jati Temuireng Mojokerto, 1,3 Hektare Lahan Terdampak

Sebarkan artikel ini
Titik api muncul di kawasan hutan jati Temuireng, Dawarblandong, Mojokerto. Koramil 0815/08 bersama warga bergerak cepat memadamkan api yang membakar semak dan dedaunan kering seluas sekitar 1,3 hektare. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Titik api yang muncul di kawasan hutan jati Dusun Temuireng, Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, langsung ditindaklanjuti personel Koramil 0815/08 Dawarblandong Kodim 0815/Mojokerto bersama warga masyarakat, Jumat (02/10/2026).

Begitu mendapat informasi, personel Koramil bersama warga mendatangi lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, terlihat api masih membakar semak dan dedaunan kering di bawah tegakan pohon jati. Kondisi tersebut mendapat penanganan langsung agar api tidak meluas ke area hutan di sekitarnya.

Dengan peralatan sederhana yang tersedia di lapangan, anggota Koramil bersama warga berjibaku memadamkan api sekaligus menyisir area yang terbakar. Upaya dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi lahan dipenuhi daun kering dan cuaca saat kejadian cukup panas.

BACA JUGA :  Pemeriksaan Dana Kapitasi di Sorot LSM, Kasi Intel Kejaksaan Tegaskan Pemeriksaan Terus Berjalan

Danramil 0815/08 Dawarblandong Kapten Inf Jumaryanto, menjelaskan, personel segera diterjunkan untuk memastikan titik api dapat ditangani dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
“Begitu mendapat informasi, anggota langsung menuju lokasi bersama warga. Api kemudian ditangani secara bersama-sama hingga berhasil dipadamkan. Setelah itu dilakukan pengecekan kembali untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan awal, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 1,3 hektare. Sementara itu, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penelusuran.
Kondisi cuaca yang cerah dan panas membuat material berupa dedaunan serta semak kering di kawasan hutan mudah terbakar. Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan perlu terus ditingkatkan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering.

BACA JUGA :  Ning Ita Minta Mapping Potensi Setiap Kelurahan Secara Rigid, Rakor Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Setelah dilakukan pemadaman dan pengecekan di sekitar lokasi, api dinyatakan padam dan kondisi kawasan terpantau aman. Koramil 0815/08 bersama masyarakat juga terus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan dan lahan terbuka.