
Kendal, Sekilasmedia.com –
Pemerintah Desa Randusari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, melaksanakan secara rutin kegiatan Jumat Bersih (Jumsih), dengan kerja bakti bergotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan Jumat Bersih ini dilaksanakan setiap bulan yakni setiap hari Jumat Kliwon dengan melibatkan perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat desa Randusari.
Kepala Desa Randusari Nur Fuat mengatakan, kegiatan Jumat Bersih ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, sehingga masyarakat dapat tinggal dilingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
“Tujuan dari kegiatan Jumat Bersih ini untuk menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Meningkatkan kepedulian sosial dan rasa kebersamaan dan interaksi antar warga. Melestarikan budaya gotong royong serta menjaga kerukunan guna menciptakan suasana desa Randusari yang bersih, sehat, aman dan nyaman” Kata Nur Fuat, Jumat (20/11/2020)
Nur Fuat menambahkan bahwa kegiatan Jumat setiap Jumat kliwon ini wajib diikuti oleh seluruh perangkat desa bersama seluruh element masyarakat dengan membersihkan selokan, saluran irigasi, balai desa, tempat ibadah serta pekarangan rumah masing-masing. Pemerintah desa Randusari juga telah menyiapkan tempat sampah di sepanjang desa, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Walaupun jumlah tempat sampahnya saat ini belum mencukupi.
“Sebagai perangkat desa, sudah menjadi kewajiban kami untuk memberi contoh kepada warga agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan dengan ikut bergotong royong kerja bakti membersihkan lingkungan desa. Apalagi saat ini sudah memasuki
musim penghujan, jangan sampai banyak sampah terutama sampah plastik yang berserakan,” imbuhnya.
Nurani (51) salah seorang warga dusun Balong RT 02 RW 02 desa Randusari, terlihat sangat antusias mengikuti kerja bakti Jumat Bersih ini, Dia menuturkan bahwa dengan kegiatan Jumat Bersih ini banyak manfaat yang telah dirasakan warga seperti lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat, terjalinnya silaturrahmi, komunikasi yang baik antar warga dan perangkat desa, serta kerukunan warga semakin meningkat.
Hal senada juga disampaikan Keman (60) dirinya mengaku sangat mendukung kegiatan Jumat Bersih yang dicanangkan Nur Fuat yang baru beberapa bulan menjadi Kepala Desa. Karman mengakui bahwa Kades Nur Fuat sangat dekat dan peduli dengan warganya, meskipun belum lama menjabat Kades namun program programnya sudah bisa dirasakan masyarakat.
“Saluran irigasi yang mengaliri lahan pertanian warga menjadi lebih lancar, lingkungan lebih bersih, sehat, aman dan nyaman” Tutur Karman
Kades Nur Fuat yang turun langsung memimpin kegiatan Jumat Bersih ini terlihat ikut bergotong royong membersihkan sampah disaluran irigasi. Disela sela istirahatnya usai kerja bakti Nur Fuat mengungkapkan bahwa desanya memiliki luas wilayah 118,4 Hektar dengan jumlah penduduk 1620 jiwa dan lebih dari 80 persen warganya adalah petani. Nur Fuat berharap kedepannya BUMDes Randusari bisa mengelola pupuk untuk memenuhi ketersediaan dan kecukupan pupun bagi usaha pertanian warganya. Selain itu BUMDes juga akan membeli, mengembangkan dan memasarkan hasil panen warga, agar perekonomian warganya semakin meningkat. (mrs)






