
Tulungagung, Sekilasmedia.com — Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia meresmikan Masjid Al – Hafidz di Markas Kepolisian Resort Tulungagung, Senin (16/11/2020). Peresmian juga dihadiri oleh Forkopimda Tulungagung.
Masjid yang berukuran 468 M persegi tersebut dibangun diatas tanah seluas 675 M persegi dengan anggaran senilai Rp 1,4 Miliar dan dikerjakan dalam waktu tiga bulan. Masjid ini diharapkan sanggup menampung lebih-kurang 200 jamaah.
Seusai peresmian berlangsung, Kapolres mengajak jajaran Forkopimda untuk melihat isi bangunan masjid yang berlantai serta berdinding marmer tersebut secara langsung.
Dalam sambutannya, AKBP Eva Guna Pandia menyebut, Masjid merupakan simbol toleransi umat beragama di Tulungagung, karena sosok Kapolres yang merupakan non muslim inilah yang mengusulkan dibangunkannya Masjid di Markas Polres Tulungagung.
“Ini sesuai keinginan saya dulu saat masih menjabat Kasat Lantas di Polrestabes Surabaya, ingin membangun Masjid jika saya jadi Kapolres meskipun saya ini non muslim. Dan keinginan saya ini bisa terwujud sekarang saat saya menjabat Kapolres di Tulungagung,” ungkapnya.
Selama ini Kapolres menilai kehidupan toleransi beragama di Tulungagung sangatlah baik. Hal ini cukup baik guna menciptakan kerukunan beragama, sesuai dari motto Tulungagung “Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto”.
Masih menurut Kapolres, dirinya sejak pertama bertugas dan ditempatkan di Polres Tulungagung sering melihat para anggotanya yang melaksanakan beribadah sholat menggunakan musholla di sebelah barat kantor dan sangat terlalu kecil. Untuk itu dirinya mengusulkan lahan lapangan tenis disebelah timur agar digunakan untuk membangun masjid.
“Dulu kan anggota kalau melaksanakan Sholat kan di musholla sebelah dan itu menurut saya terlalu kecil. Semoga masjid ini bisa bermanfaat dan digunakan beribadah bagi anggota dan masyarakat umum lainnya, sehingga dengan beribadah iman tambah kuat giat bekerja untuk mewujudkan Tulungagung Astuti Agunging Sikap Tulung-Tinulung atau tolong menolong,”tambahnya.
“Kami juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua donatur baik itu dari rekan-rekan pengusaha dan pak Bupati juga sehingga masjid ini bisa terwujud,” lanjut Kapolres.
inisiatif pemberian nama Al-Hafidz tersebut, Kapolres mengatakan nama Al-Hafidz mempunyai arti pemelihara atau pelindung sesuai tugas pokok Kepolisian yaitu melindungi dan mengayomi masyarakat.
Sementara itu Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo juga sangat mengapresiasi inisiatif Kapolres Tulungagung yang mengusulkan dibangunkannya masjid di markas Polres Tulungagung. Sehingga nantinya Masjid Al-Hafidz bisa bermanfaat bagi anggota kepolisian yang muslim bisa digunakan tempat melaksanakan beribadah bersama dengan warga masyarakat sekitar.
“Bagus ini inisiatif pak Kapolres yang mengusulkan adanya masjid di sini dan nanti bisa bermanfaat bagi anggota maupun warga sekitar masjid,” ujar Maryoto.
Dalam acara peresmian tersebut dihadiri oleh Forkopimda antara lain, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf Mulyo Junaidi, Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung Anshari, Ketua Pengadilan Negeri Tulungagung Mujiono , Ketua MUI Tulungagung, Ketua FKUB Tulungagung, Ketua NU Tulungagung, Ketua Muhamadiyah Tulungagung, Ketua Bamag Tulungagung, Tokoh Agama, dan Pengusaha Tulungagung, serta tamu para undangan. (mis)





