JOMBANG , Sekilasmedia.com– Menghadapi potensi bencana pada puncak musim kemarau 2026, Polres Jombang bersama Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dan Gelar Sarana Prasarana di Lapangan Mapolres Jombang, Kamis (6/8/2026).
Apel dipimpin Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan didampingi Wakil Bupati Jombang KH. Salmanudin serta Dansat Radar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah. Kegiatan ini diikuti personel TNI-Polri, BPBD, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai instansi terkait sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).
Dalam amanatnya, Kapolres Jombang menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak bencana. Meski bencana merupakan kehendak Tuhan, seluruh pihak tetap memiliki tanggung jawab melakukan pencegahan dan antisipasi secara maksimal.
AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan sejumlah langkah yang perlu menjadi perhatian bersama selama musim kemarau. Salah satunya adalah menjadikan apel kesiapsiagaan sebagai momentum meningkatkan kewaspadaan serta memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam penanganan bencana.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong melalui sosialisasi hingga tingkat RT, RW, dan desa. Para pemilik maupun pengelola lahan juga diimbau aktif melaporkan apabila menemukan titik api sekecil apa pun agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi lahan yang kering selama musim kemarau dinilai sangat rentan memicu kebakaran yang dapat meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman.
Di sisi lain, koordinasi dan komunikasi antarlembaga disebut menjadi kunci keberhasilan penanggulangan bencana. Menurutnya, penanganan kekeringan maupun karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sehingga setiap unsur dapat bergerak cepat sesuai peran masing-masing.
Menutup amanatnya, Kapolres mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Kabupaten Jombang terhindar dari berbagai bencana. Ia berharap seluruh upaya pencegahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan penuh keikhlasan, kebersamaan, serta semangat gotong royong.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan risiko kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Jombang selama musim kemarau 2026 dapat ditekan semaksimal mungkin.






