Mojokerto, Sekilasmedia.com – Apel Gabungan dalam rangka Pengamanan Peribadatan Malam Natal Tahun 2020 di Wilayah Hukum Polres Mojokerto Kota digelar di Lapangan Patih Gajah Mada Polres Mojokerto Kota, Kamis (24/12/2020).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi, dengan diikuti oleh anggota TNI-POLRI dan petugas dari Pemerintah Daerah.
Dalam sambutannya, Kapolresta menjelaskan bahwa apel ini merupakan sarana untuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personil pengamanan natal, baik pengecekan personil maupun peralatan yang digunakan dalam pengamanan nanti.
Perayaan natal oleh masyarakat nasrani khususnya, dilakukan secara sakral melalui kegiatan ibadah, peningkatan aktivitas masyarakat di tempat-tempat ibadah ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan-gangguan kamtibcar lantas dan protokol kesehatan covid -19.
Oleh karena itu Polri akan melaksanakan pengamanan perayaan natal dengan menggelar operasi lilin semeru 2020 selama 15 hari, operasi kemanusiaan ini mengedepankan preemtif dan preventif dengan penegakan hukum yang tegas dalam rangka mencegah ancaman kejahatan dan penyebaran covid-19, sehingga masyarakat dapat merayakan natal dengan nyaman dan damai.
Dalam pelaksanaan pengamanan natal Polres Mojokerto Kota telah menerjunkan 196 personil polri, 16 personil tni, serta melibatkan 68 instansi terkait, personil gabungan ini akan dipusatkan pada tempat-tempat ibadah yang ada di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Melalui mapping dan analisa yang telah dilaksanakan pada waktu lalu, diprediksi akan ada ancaman yang harus diantisipasi.
“Diantaranya ancaman teroris, sabotase, kriminal umum, kecelakaan tranformasi serta bencana alam. oleh karena itu setiap personil pengamanan harus mampu mengambil keputusan yang bijak dan efektif dalam mengatasi permasalahan yang di hadapi,” tegasnya.
Berikut 6 pesan penting Kapolresta Mojokerto pada petugas pengamanan perayaan natal :
1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada allah swt tuhan yang maha esa serta jadikan iman dan taqwa kita sebagai landasan dalam mengabdikan diri pada negara.
2. Siapkan mental, fisik dan kesehatan dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin yang tinggi, dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat yang merayakan natal.
3. Lakukan deteksi dini dan deteksi aksi sebagai langkah antisipasi sedini mungkin.
4. Tingkatkan kepekaan dan kewaspadaan terhadap terjadinya aksi teror dan kriminalitas saat perayaan natal.
5. Laksanakan pengamanan secara profosional dan humanis dilapangan serta lakukan body sistem.
6. Jalin soliditas dengan semua pihak serta jaga selalu diri dan keluarga kita dengan menerapkan pola hidup sehat, sehingga kita dan keluarga terhindar dari covid-19.