TENTARAKU

Demi Kelestarian Alam, Koramil 0821/14 Pronojiwo Laksanakan Giat Reboisasi

×

Demi Kelestarian Alam, Koramil 0821/14 Pronojiwo Laksanakan Giat Reboisasi

Sebarkan artikel ini

 

LUMAJANG, Sekilasmedia.com- Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup, Danramil 0821/14 Pronojiwo mengajak Masyarakat agar peduli terhadap areal hutan lindung dengan melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam kembali pohon di areal hutan yang gundul, Rabu (6/1/2020).

Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru, yaitu di Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Danramil 0821/14 Pronojiwo Kapten Inf. Dedy Siswantono meminta agar Masyarakat tetap peduli dengan lingkungan sekitar.

“Untuk menunjang terwujudnya kelestarian alam, Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap areal hutan lindung, dengan rajin menanam berbagai macam jenis pohon di lokasi hutan yang gundul, agar dapat memberikan manfaat sampai anak cucu kelak,” Ujarnya

BACA JUGA :  Ibu-ibu PKK Sendang Kulon Sukacita Dukung Logistik Untuk Satgas TMMD

Dedy juga menyampaikan, bahwa banyak pohon yang tumbang akibat erupsi Gunung Semeru. Oleh karena itu, pihaknya siap membantu melaksanakan penanaman kembali hutan yang terdampak, agar kelestarian alam tetap terjaga.

“Melaksanakan reboisasi (penanaman kembali hutan yang tandus, red) sangat penting dilakukan, agar kelestarian alam tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Pemberdayaan Manusia (Kasi RLPM) Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Ahmad Yani menerangkan, bahwa penanaman bibit pohon pasca erupsi Gunung Semeru diharapkan dapat mengembalikan kelestarian alam di wilayah lereng Gunung Semeru.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0814-04/Gudo, memantau Peternak Sapi Di Wilayah Binaan

Lanjut dia, dalam kegiatan tersebut akan ditanam 45.010 bibit pohon yang terdiri dari bibit pohon sengon, bendo, durian, nangka, kayu putih, sirsak, dan pete, yang nantinya tersebar di areal lahan seluas 1 hektare.

“Peran serta masyarakat sangat diperlukan, agar bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, sehingga kelestarian alam lereng Gunung Semeru dapat terpelihara,” pungkasnya. (Maria)