POLISIKU

Kapolres Mojokerto Kota : Media Mitra Pemerintah Tangani Covid-19 Lewat Pemberitaan Positif

×

Kapolres Mojokerto Kota : Media Mitra Pemerintah Tangani Covid-19 Lewat Pemberitaan Positif

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriyadi memberikan apresiasi tinggi kepada awak media karena terus mengawal kegiatan kepolisian.

Hal ini diungkapkan Kapolres saat menggelar nonton bareng siaran langsung fit and proper test calon Kapolri di Kantin Polres Mojokerto Kota, Jalan Bhayangkara 25 Kota Mojokerto, Rabu (20/01/2021).

Di momen yang sama, Kapolres Mojokerto Kota juga menggelar diskusi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Mojokerto yang dimulai pada 15 Januari 2021 lalu.

“Kolaborasi dengan rekan Media di tahun 2020 bisa di tingkatkan kembali karena peran media sudah jelas. Memberitakan berita positif dan upaya penanganan upaya Covid-19 berupa PPKM dan Satgas Covid-19,” ujarnya.

BACA JUGA :  Operasi Lilin Polresta Mojokerto, Perketat Jalur Masuk dan Tanpa Adanya Keramaian

Sejauh ini, menurut Kapolresta, media berhasil menjalankan fungsi kontrol sosial, melalui pemberitaan, khususnya penegakan Operasi Yustisi yang sudah berjalan cukup lama.

Meski masih ditemukan masyarakat yang terbukti melanggar protokol kesehatan, namun dengan adanya pemberitaan, maka sorotan media bisa pelan-pelan memberi edukasi kepada masyarakat.

“Harapannya pelaku usaha tidak melanggar jam operasional. Saat dipublis yang lain malu untuk menjaga pelanggan. Karena konsumen akan memilih tempat yang sesuai protokol kesehatan, jika tidak patuh maka konsumen akan berkurang,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Nekat Mudik Lewat Kota Batu, Siap-Siap Dikarantina

Mantan Kapolres Sumenep ini juga memastikan Operasi Yustisi digelar secara adil, menyasar semua tempat keramaian, mulai dari warung, pertokoan, pasar modern, hingga mall. Artinya, tidak ada tebang pilih dalam penegakan prokes di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

“Bagaimana cara mengurangi mobilitas. Zona merah sudah berubah orange, PPKM bukan tidak berlaku. Jika satu minggu zona orange bisa saja PPKM dicabut,” jelasnya.

Terakhir, Kapolres berpesan, Pelaku usaha bisa memanfaatkan teknologi dalam penjualan yang sudah tersedia di kota Mojokerto, sehingga penyebaran covid bisa berkurang. (*)