
Mojokerto,Sekilasmedia.com-Untuk yang kedua kalinya Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriyadi menghadiri kegiatan “Candimas” (Cangkruan Diskusi Masyarakat) bersama Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Kamis (21/1/2021) bertempat di Rumah Rakyat Kota Mojokerto Jalan Hayam Wuruk Nomor 50 Mergelo Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Perlu diketahui bahwa tema yang diambil untuk kegiatan kali ini adalah “Guyub Rukun Dukung Protokol Kesehatan agar Tetap Berkegiatan dari Kota Mojokerto untuk Jatim Bangkit.
Selain dihadiri Kapolresta Mojokerto AKBP Dedy Supriadi dan Walikota Mojokerto Ika Puspita Sari, acara Candimas juga dihadiri Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto Kajari Kota Mojokerto, bapak Johan Iswahyudi, para tokoh agama dan Tokoh masyarakat Kota Mojokerto.
Walikota Mojokerto Ika Puspita Sari menyampaikan,untuk saat ini penderita Covid dikota Mojokerto masih meningkat, diketahui banyak Rumah Sakit sampai menolak, Hal inilah yang menjadi parameter sehingga harus menindak lanjut instruksi menteri dalam negeri dan keputusan Gubernur Jawa Timur,” beber Walikota.
,” Dalam waktu dekat Vaksinasi juga segera dilaksanakan di Kota Mojokerto, Vaksin adalah langkah yang baik untuk menekan tingkat penekanan Covid hingga 70 persen.
Walikota juga meyakinkan kepada masyarakat yang hadir dalam acara Candimas, bahwa dirinya siap di Vaksin yang pertama kali di Kota Mojokerto, selanjutnya disusul oleh Kapolresta, Dandim 0815 dan Forpimda lainnya,” jelasnya.
Ditempat yang sama, menanggapi pertanyaan dari salah satu tokoh Agama Kota Mojokerto, bahwa sering terjadi di saat pengajian atau hajatan masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker, hal ini langsung dijawab oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, bila masih ada masyarakat yang tidak patuh segera sampaikan ke kita pihak kami akan menertibkan melalui babinkamtibmas.
,” Tentang Vaksin, masyarakat tidak perlu takut, kenapa harus takut Vaksin ini sangat bermanfaat bagi kita. Dengan Vaksin diharapkan pandemi Covid segera berakhir, ” pungkasnya. (wo)





