
Probolinggo, Sekilasmedia.com
Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama dengan Perum Bulog melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang pengadaan dan pendistribusian beras di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Febby Novita, Direktur Bisnis Perum Bulog menyatakan rasa terimakasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Probolinggo. Ini adalah tahun kedua dimana Bupati Probolinggo memberikan kepercayaan pada kami dan insyallah kami dari jajaran Perum Buloq akan menjaga amanah dan kepercayaan dari adanya kerjasama ini.
” Sesuai tugas dan fungsi kami Perum Buloq untuk penyerapan gabah beras petani sesuai inpres nomor 5 dan permendag kita harus menyerab gabah beras petani ditingkat bawah,” katanya.
Dikatakan wanita kelahiran Palembang ini bahwa jika semua wilayah seperti Kabupaten Probolinggo mungkin pihaknya akan bisa lebih banyak lagi bekerjasama dengan petani.
Bukannya Buloq tidak mau menyerap beras tapi memang beras ini butuh penyaluran dan kami sedang mencoba memfollow up beberapa kabupaten dan provinsi untuk aparatur sipil negara (ASN) disuplay dengan harapan bisa membantu penyerapan beras.
” Kami berharap kerjasama ini tidak hanya di tahun pertama dan kedua tapi juga dapat berlanjut ditahun-tahun berikutnya dan sekali lagi kami mengucapkan terimakasih banyak mudah-mudahan Perum Bulog di Probolinggo maupun Indonesia tidak mengecewakan,”ujarnya.
Sementara Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dalam sambutannya mengungkapkan bahwa penandatanganan kerjasama ini merupakan iktiar bersama untuk meneruskan perjuangan dalam upaya menghormati dan menghargai hasil petani khususnya beras di wilayah Kabupaten Probolinggo, Kami berkeingginan bagaimana ketersediaan aksesbilitas dan kepastian harga menuju ketahanan pangan terjadi di Kabupaten Probolinggo.
” Beberapa pekanlalu kami sudah sepakat dengan Perum Bulog sebagai pihak penyedia beras dan hari ini kami inggin menambah kemanfaatan itu untuk ASN dan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Lebih lanjut Bupati dua periode ini menegaskan bahwa prinsip pihaknya adalah inggin menghormati dan menghargai hasil petani di Kabupaten Probolinggo serta memberikan jaminan ketersediaan harga dan mempermudah akses kebutuhan sehari-hari, Untuk itu mari kita selesaikan bersama melaluk MoU ini.
Ada beberapa hal yang perlu saya pesankan pada pihak Bulog, Bahwa kami tidak ada keingginan lain selain bagaimana Bulog khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo bagaimana kebutuhan beras harus diambil dari hasil petani di Kabupaten Probolinggo sendiri. ” Dan Kami berharap kondisi beras yang disalurkan memiliki kualitas yang bagus,” pungkasnya.(rul )smedia.coml )smedia.com
Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama dengan Perum Bulog melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang pengadaan dan pendistribusian beras di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Febby Novita, Direktur Bisnis Perum Bulog menyatakan rasa terimakasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Probolinggo. Ini adalah tahun kedua dimana Bupati Probolinggo memberikan kepercayaan pada kami dan insyallah kami dari jajaran Perum Buloq akan menjaga amanah dan kepercayaan dari adanya kerjasama ini.
” Sesuai tugas dan fungsi kami Perum Buloq untuk penyerapan gabah beras petani sesuai inpres nomor 5 dan permendag kita harus menyerab gabah beras petani ditingkat bawah,” katanya.
Dikatakan wanita kelahiran Palembang ini bahwa jika semua wilayah seperti Kabupaten Probolinggo mungkin pihaknya akan bisa lebih banyak lagi bekerjasama dengan petani.
Bukannya Buloq tidak mau menyerap beras tapi memang beras ini butuh penyaluran dan kami sedang mencoba memfollow up beberapa kabupaten dan provinsi untuk aparatur sipil negara (ASN) disuplay dengan harapan bisa membantu penyerapan beras.
” Kami berharap kerjasama ini tidak hanya di tahun pertama dan kedua tapi juga dapat berlanjut ditahun-tahun berikutnya dan sekali lagi kami mengucapkan terimakasih banyak mudah-mudahan Perum Bulog di Probolinggo maupun Indonesia tidak mengecewakan,”ujarnya.
Sementara Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dalam sambutannya mengungkapkan bahwa penandatanganan kerjasama ini merupakan iktiar bersama untuk meneruskan perjuangan dalam upaya menghormati dan menghargai hasil petani khususnya beras di wilayah Kabupaten Probolinggo, Kami berkeingginan bagaimana ketersediaan aksesbilitas dan kepastian harga menuju ketahanan pangan terjadi di Kabupaten Probolinggo.
” Beberapa pekanlalu kami sudah sepakat dengan Perum Bulog sebagai pihak penyedia beras dan hari ini kami inggin menambah kemanfaatan itu untuk ASN dan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Lebih lanjut Bupati dua periode ini menegaskan bahwa prinsip pihaknya adalah inggin menghormati dan menghargai hasil petani di Kabupaten Probolinggo serta memberikan jaminan ketersediaan harga dan mempermudah akses kebutuhan sehari-hari, Untuk itu mari kita selesaikan bersama melaluk MoU ini.
Ada beberapa hal yang perlu saya pesankan pada pihak Bulog, Bahwa kami tidak ada keingginan lain selain bagaimana Bulog khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo bagaimana kebutuhan beras harus diambil dari hasil petani di Kabupaten Probolinggo sendiri. ” Dan Kami berharap kondisi beras yang disalurkan memiliki kualitas yang bagus,” pungkasnya.(rul )





